Kompas.com - 23/07/2018, 13:46 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bank Negara Indonesia (BNI) mempermudah nasabahnya membeli tiket Asian Games 2018 menggunakan aplikasi YAP milik BNI. Aplikasi noncash dan nonkartu itu bisa diakses dengan mudah melalui ponsel pintar nasabah BNI.

YAP terintegrasi dengan tiga sumber dana yaitu uang elektronik (UnikQu), Kartu Debit BNI, dan Kartu Kredit BNI. Dengan UnikQu, nasabah non BNI juga dapat mengaksesnya.

Kemudahan tersebut hasil kerjasama BNI dengan PT Pison Tickettech atau kiosTix selaku penjual tiket resmi Asian Games 2018.

"Nanti pembeli akan mendapat notifikasi YAP untuk pembayaran. Jadi.bisa dibayarkan secara cashless," ujar General Manager E- Banking Division BNI Anang Fauzie di Gedung BNI, Jakarta, Senin (23/7/2018).

Baca juga: Menhub Minta Ojek Online Tak Demo Saat Asian Games

Mulai hari ini, pembelian tiket Asian Games bisa dilalukan melalui YAP. Selain lewat aplikasi, pembeli bisa bertransaksi melalui ribuan EDC BNI yang tersebar di seluruh Indonesia.

EDC tersebut juga bisa digunakan oleh kartu bank selain BNI. Jika tak menemukan EDC khusus untuk pembayaran Asian Games, masyarakat bisa membeli tiket dengan melakukan pemindaian kode QR yang tersebar di tempat umum, bahkan pedagang kaki lima.

"Bahkan di kaki lima kita siapkan untuk transaksi digital. Di warung-warung belakang kantor kita ada, di warung makan dekat Senayan juga," kata Anang.

Direktur Bisnis Ritel BNI Tambok Parulian Setyawati mengatakan, sebagai parter resmi Asian Games 2018, BNI mendukung penuh kegiatan digitalisasi keuangan selama event itu berlangsung.

Selain menggunakan aplikasi YAP, BNI mengeluarkan kartu-kartu edisi Asian Games 2018. Kartu tersebut berupa kartu debit, kredit, dan tap cash. Jumlahnya terbatas, hanya 18.000 se-Indonesia.

"Tap Cash sudah kita coba gunakan di commuter line di Palembang. Bisa juga digunakan sebagai e-money," kata Tambok.

BNI juga menawarkan sejumlah promo diskon hingga 72 persen untuk pembelian tiket. Tambok berharap dukungan BNI dapat menyukseskan acara tersebut dan meningkatkan perekonomian Indonesia.

"Kesuksesan event ini akan memberi efek jangka pendek dan menengah untuk perekonomian dan pariwisata," kata dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menko Airlangga di WEF 2022 Singgung Pentingnya Pembiayaan untuk Ketahanan Kesehatan Global

Menko Airlangga di WEF 2022 Singgung Pentingnya Pembiayaan untuk Ketahanan Kesehatan Global

Whats New
CPNS Mengundurkan Diri Bisa Kena Denda, dari Puluhan Juta Rupiah Sampai Rp 100 Juta

CPNS Mengundurkan Diri Bisa Kena Denda, dari Puluhan Juta Rupiah Sampai Rp 100 Juta

Whats New
Mencermati Lonjakan Utang Indonesia ke China dari Tahun ke Tahun

Mencermati Lonjakan Utang Indonesia ke China dari Tahun ke Tahun

Whats New
Jelang KTT G20, PUPR Kebut Pekerjaan Penataaan Infrastruktur di Bali

Jelang KTT G20, PUPR Kebut Pekerjaan Penataaan Infrastruktur di Bali

Whats New
IHSG Menguat pada Sesi I Perdagangan, Saham BBNI, BBCA, dan BBRI Laris Diborong Asiang

IHSG Menguat pada Sesi I Perdagangan, Saham BBNI, BBCA, dan BBRI Laris Diborong Asiang

Whats New
IKN Dibangun Tahun Ini, Tim Komunikasi: Insya Allah on Schedule

IKN Dibangun Tahun Ini, Tim Komunikasi: Insya Allah on Schedule

Whats New
Jokowi Tekankan Kerja Sama Global Buat Mitigasi Bencana di Masa Depan

Jokowi Tekankan Kerja Sama Global Buat Mitigasi Bencana di Masa Depan

Whats New
Gandeng Prima, Nasabah Bank DKI Bisa Bertransaksi di Luar Negeri

Gandeng Prima, Nasabah Bank DKI Bisa Bertransaksi di Luar Negeri

Whats New
Hutan Terus Dibabat Demi Sawit, Ironinya Minyak Goreng Justru Mahal

Hutan Terus Dibabat Demi Sawit, Ironinya Minyak Goreng Justru Mahal

Whats New
Dalam Sepekan, JD.ID, LinkAja, dan Zenius Mem-PHK Karyawannya

Dalam Sepekan, JD.ID, LinkAja, dan Zenius Mem-PHK Karyawannya

Whats New
Jadi Agenda Presidensi G20, Pengembangan Ekonomi Digital Indonesia Diharapkan Sasar Kota Besar

Jadi Agenda Presidensi G20, Pengembangan Ekonomi Digital Indonesia Diharapkan Sasar Kota Besar

Whats New
Ini 3 Konglomerat Sawit RI yang Pilih Berkantor Pusat di Singapura

Ini 3 Konglomerat Sawit RI yang Pilih Berkantor Pusat di Singapura

Whats New
Daftar Negara Pemberi Utang ke Indonesia, Singapura Juaranya

Daftar Negara Pemberi Utang ke Indonesia, Singapura Juaranya

Whats New
Hanwha Life Raih Indonesian K-Brand Award 2022

Hanwha Life Raih Indonesian K-Brand Award 2022

Rilis
Program Pemberdayaan Masyarakat Bantu Wujudkan Pembangunan Berkelanjutan

Program Pemberdayaan Masyarakat Bantu Wujudkan Pembangunan Berkelanjutan

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.