Semester I 2018, BNP Paribas Kelola Dana Rp 27,82 Triliun

Kompas.com - 27/07/2018, 08:38 WIB
Presiden Direktur, PT BNP Paribas Investment Partners, Vivian Secakusuma di Gedung WTC 1 Jakarta, Rabu (28/2/2018). KOMPAS.com/ PRAMDIA ARHANDO JULIANTOPresiden Direktur, PT BNP Paribas Investment Partners, Vivian Secakusuma di Gedung WTC 1 Jakarta, Rabu (28/2/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - PT BNP Paribas Investment Partners (BNP Paribas IP) mencatatkan dan kelolaan atau asset under management (AUM) sebesar Rp 27,82 triliun pada semester I tahun 2018.

Presiden Direktur BNP Paribas IP Vivian menuturkan, jika dirinci sekitar 60 persen atau Rp16,692 triliun dari total dana kelolaan per Juni 2018 dari rekasa dana saham, kemudian 10 hingga 15 persen dari reksa dana pendapatan tetap.

"Sedangkan sisanya dari reksa dana terproteksi dan reksa dana pasar uang," ujarnya di Jakarta, Kamis, (26/7/2018).

Vivian menargetkan pertumbuhan dana kelolaann meningkat 10 persen pada tahun 2018 sebesar Rp31,9 triliun. Angka ini lebih tinggi dibandingkan tahun 2017 yang sebesar Rp29 triliun. Menurutnya, meningkatnya target dana kelolaan ini bukan disebabkan oleh semakin kuatnya dollar AS.

Dirinya menuturkan, naiknya dana kelolaan tersebut didukung oleh peningkatan investor reksa dana yang mencapai 60 persen pada Juni 2018 atau sebanyak 8.000 investor dari sebelumya 5.000 investor.

"Diharapkan akhir tahun investor tambah sekitar 10 ribu," imbuhnya.

Lebih lanjut, Vivian mengatakan saat ini perusahaannya sedang menggenjot untuk menambah kanal reksa dana online, yang dianggap efektif untuk menarik minat investor-investor pemula.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X