Menhub Sebut LRT Palembang Mogok karena Masinis Kurang Tanggap

Kompas.com - 04/08/2018, 19:45 WIB
LRT Palembang ketika menjalani uji coba. KOMPAS.com/AJI YK PUTRALRT Palembang ketika menjalani uji coba.

BENGKULU, KOMPAS.com - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan bahwa masinis light rail transit ( LRT) di Palembang, Sumatera Selatan, lalai ketika kereta tersebut mogok akibat hujan deras beberapa waktu lalu.

"Itu sebenarnya hanya kekurangtanggapan dari masinis. Mestinya begitu mati, urut-urutannya, (sistem) otomatisnya tidak berfungsi, sehingga (sensor pintu dalam posisi) terbuka, otomatis powernya mati," ujar Budi di Bengkulu, Sabtu (4/8/2018).

Baca juga: Penjelasan PT INKA Terkait Mogoknya LRT Palembang

Menurut Budi, LRT itu terhenti karena masalah teknis. Rangkaian LRT tersebut tidak mengalami masalah pada mesinnya.

"Mesin tidak ada masalah sama sekali, cuma karena prosedur yang seharusnya dilakukan masinis tidak dijalankan dengan baik," kata Budi.

LRT pertama di Indonesia itu mendadak mogok sekitar 4 kilometer menuju Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, ketika hujan deras mengguyur Kota Palembang, Rabu (1/8/2018).

Hal itu mengakibatkan penumpang mengalami keterlambatan perjalanan karena kereta tak bisa sampai tujuan tepat waktu.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X