Mensos: Presiden Berikan Bantuan hingga Rp 50 Juta untuk Rehabilitasi Rumah Korban Gempa Lombok

Kompas.com - 08/08/2018, 18:08 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Sosial Indrus Marham mengatakan, pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) telah menganggarkan Rp 10 juta hingga Rp 15 juta untuk rehabilitasi rumah korban gempa bermagnitudo 7 yang terjadi di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Minggu, (5/8/2018).

Mensos mengatakan, hal tersebut merupakan perintah langsung dari Presiden Joko Widodo saat gempa pertama 29 Juli 2019 lalu.

"Presiden ambil kebijakan penting bahwa dalam rangka rehabilitasi rumah, pembangunan rumah, Presiden berikan bantuan antara Rp 10 juta-Rp 50 juta untuk rehabilitasi rumah," ujar Mensos Idrus ketika ditemui awak media di Jakarta, Rabu (8/8/2018).

Selain itu sebut dia, dalam rangka pemulihan setelah tanggap darurat pihaknya telah meminta pemerintah daerah setempat untuk melakukan inventarisasi rumah serta anggota keluarga untuk diberi jaminan hidup.

Baca juga: Sri Mulyani: Pemerintah Sediakan Anggaran untuk Korban Gempa Lombok

"Biasanya jaminan hidup diberikan selama tiga bulan ke depan, setiap jiwa kami berikan 10.000. Kalau ada 10 orang dalam keluarga, maka kami berikan Rp 100.000 per hari," ujar dia.

Selain itu, santunan untuk ahli waris yang ditinggalkan oleh anggota keluarganya akan diberikan masing-masing Rp 15 juta. Adapun berdasarkan laporan terbaru, jumlah korban meninggal sebanyak 143 jiwa.

"Jadi apa yang dilakukan pemerintah sudah tuntas, mulai dari tanggap darurat, pemulihan 3 hingga 4 bulan ke depan, hingga rekonstruksi pemulihan rumah," sebut Idrus.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.