Ekonom: Jokowi Tak Butuh Cawapres yang Paham Ekonomi - Kompas.com

Ekonom: Jokowi Tak Butuh Cawapres yang Paham Ekonomi

Kompas.com - 10/08/2018, 05:40 WIB
Presiden Joko widodo menggandeng Ketua MUI KH Maruf amin usai memukul bedug secara bersamaan untuk membuka Festival Sholawat Nusantara Piala President yang digelar di Sentul International Convention Center, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (24/2/2018). Festival ini di seluruh Indonesia dan puncaknya akan dilaksanakan saat Hari Santri.KOMPAS/WISNU WIDIANTORO Presiden Joko widodo menggandeng Ketua MUI KH Maruf amin usai memukul bedug secara bersamaan untuk membuka Festival Sholawat Nusantara Piala President yang digelar di Sentul International Convention Center, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (24/2/2018). Festival ini di seluruh Indonesia dan puncaknya akan dilaksanakan saat Hari Santri.

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo yang kembali menyalonkan diri pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 akhirnya menambatkan pilihan terakhir Cawapres kepada Ma'ruf Amin.

Ekonom dari Centre of Refrom on Economics ( CORE) Piter Abdullah menilai, meski Maruf Amin tak memiliki latar belakang ekonomi, pasar tetap menyambut positif pilihan cawapres Jokowi tersebut. Sebab, Ma'ruf Amin dinilai mampu melengkapi Jokowi untuk menangani isu-isu terkait konsolidasi nasional.

"Nggak masalah, saya yakin pasar menyambut positif Maruf Amin. Jokowi sudah menguasai ekonomi. Yang dibutuhkan Jokowi bukan ahli ekonomi, tapi yang bisa melengkapi dia menangani isu-isu konsolidasi nasional. Maruf Amin punya kapasitas itu," ujar Piter ketika dihubungi Kompas.com, Kamis (9/7/2018).

Melihat kondisi ekonomi Indonesia yang saat ini sedang dihadapkan berbagai tantangan seperti tertekannya rupiah, dinamika kondisi global, serta ekspor yang masih perlu untuk terus digenjot, Piter menilai otoritas seperti Bank Indonesia, bersama dengan pemerintah masih terus berupaya untuk menjaga stabilitas ekonomi Indonesia.

"Masalah sudah pasti ada, tapi kan ada solusinya. BI dan pemerintah sudah dan akan terus berupaya menstabilkan rupiah," ujar dia.

Bahkan dirinya menilai, terpilihnya Maruf Amin sebagai pilihan cawapres Jokowi bisa mendorong perekonomian Indonesia dalam 5 tahun ke depan . Hal itu lantaran keberadaan Maruf Amin mampu membuat berbagai persoalan politik baik di dalam maupun di luar parlemen menjadi lebih mudah ditangani dan lebih stabil.

"Dengan demikian, diharapkan pula ekonomi Indonesia dalam 5 tahun ke depan bisa lebih menjanjikan," lanjut dia.

"Investor saya yakin bisa melihat ini. Inshaa Allah besok tanggapan pasar akan positif," lanjut Piter.


Close Ads X