Ambil Alih Blok Sanga-Sanga, Pekerja VICO Indonesia jadi Karyawan Pertamina - Kompas.com

Ambil Alih Blok Sanga-Sanga, Pekerja VICO Indonesia jadi Karyawan Pertamina

Kompas.com - 10/08/2018, 09:55 WIB
Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Adiatma Sardjito, di Hotel Kempinski, Jakarta Pusat, Senin (19/6/2017).Kompas.com/Kurnia Sari Aziza Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Adiatma Sardjito, di Hotel Kempinski, Jakarta Pusat, Senin (19/6/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Pertamina (Persero) resmi mengambil alih operasional Blok Sanga-Sanga dari VICO Indonesia. Berkaitan dengan hal tersebut, hampir seluruh pekerja VICO Indonesia bakal tetap berada di blok tersebut dan pindah ke Pertamina.

VP Corporate Communication Pertamina Adiatma Sardjito menyatakan bahwa hal itu diputuskan mengingat para eks pekerja VICO Indonesia adalah yang paling memahami kondisi Blok Sanga-Sanga.

"Selalu berurusan itu sama SDM di sana karena yang kenal urusan Blok Sanga-Sanga itu kan SDM di sana," ujar Adiatma di Gedung Kemenkominfo, Jakarta, Kamis (9/8/2018).

Adiatma menambahkan, hal itu bukanlah pertama kalinya dilakukan oleh Pertamina. Skema ambil alih kelola pekerja Blok Sanga-Sanga sama seperti yang dilakukan Pertamina pada blok lainnya, contohnya Blok Mahakam.

Di sana lebih dari sebagian pekerja Total di Blok tersebut pindah ke Pertamina.

Adiatma menjelaskan, ketika mengambil alih Blok Mahakam, Pertamina mendapati sebanyak 2.000 pekerja Total. Dari jumlah itu, hanya 15 orang yang tak bergabung dengan Pertamina.

Hal sama pun diakui Adiatma terjadi di Blok Offshore North West Java (ONWJ) dan Blok West Madura Offshore (WMO).

"Itu ukan bajak, tetapi kira-kira modelnya juga hampir sama, karena kan mereka yang mengerti situasi dan kondisi lapangan," imbuh dia.

Sementara itu, berkaitan dengan upaya lanjutan setelah mengambil Blok Sanga-Sanga, Pertamina bakal bekerja sesuai dengan arahan pemerintah.

"Patut diingat bahwa itu adalah lapangan yang telah beroperasi puluhan tahun. Jadi resevoirnya akan cenderung turun, bertahan saja itu luar biasa hebat. Jadi program kita adalah mempertahankan produksi," pungkas Adiatma.



Close Ads X