Bagikan Uang Elektronik ke Pelajar, Bank Indonesia Raih Penghargaan dari MURI

Kompas.com - 10/08/2018, 19:36 WIB
Bank Indonesia mendapat penghargaan dari MURI setelah membagikan 1.500 uang elektronik ke pelajar di Sorong, papua Barat, Jumat (10/8/2018) KOMPAS.com/ Bambang P. JatmikoBank Indonesia mendapat penghargaan dari MURI setelah membagikan 1.500 uang elektronik ke pelajar di Sorong, papua Barat, Jumat (10/8/2018)

SORONG, KOMPAS.com – Bank Indonesia meraih penghargaan dari Museum Rekor Indonesia Dunia (MURI) atas kegiatan pembagian uang elektronik kepada 1.500 pelajar di Sorong, papua Barat, Jumat (10/8/2018).

Dalam kegiatan tersebut, MURI juga memberikan penghargaan atas kegiatan belanja alat-alat sekolah terbanyak oleh pelajar dengan menggunakan uang elektronik. Penghargaan diterima oleh Kepala BI Papua Barat Donny Heatubun.

Para pelajar mendapatkan uang elektronik yang diterbikan oleh sejumlah bank, seperti halnya PT Bank Mandiri Tbk, Bank Negara Indonesia Tbk (BNI), serta PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI). Masing-masing siswa mendapatkan uang elektronik beserta saldo sebesar Rp 30.000.

Deputi Gubernur Bank Indonesia Sugeng mengatakan kegiatan pembagian uang elektronik kepada tersebut dilakukan dalam rangka sosialisasi gerakan non tunai di kalangan pelajar dan masyarakat di wilayah Papua.

“Selama ini, penetrasi uang elektronik di Papua masih cukup kecil jika dibandingkan dengan nasional,” kata Sugeng.

Menurut Sugeng, bank sentral akan terus menggenjot penggunaan uang elektronik di wilayah Papua. Salah satunya adalah menyinergikan dengan program pemerintah yakni pemberian bantuan non-tunai.

“Papua merupakan penerima bantuan non-tunai, utamanya bantuan non-tunai pangan dari pemerintah. Kami akan terus meningkatkan penggunaan uang elektronik dengan menyinergikan bersama program pemerintah,” lanjut Sugeng.

Sementara itu, Wakil Gubernur Papua Barat Mohamad Lakotani menyatakan terima kasih kepada Bank Indonesia yang telah menjalankan program sosialisasi gerakan non-tunai.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cara Cek NIK KTP secara Online Tanpa Harus Datang ke Kantor Dukcapil

Cara Cek NIK KTP secara Online Tanpa Harus Datang ke Kantor Dukcapil

Whats New
Pemerintah Bakal Bangun Pelabuhan Baru di Batam, Lebih Besar dari Tanjung Priok

Pemerintah Bakal Bangun Pelabuhan Baru di Batam, Lebih Besar dari Tanjung Priok

Whats New
Viral Tarif Parkir di Malioboro Rp 350.000, Sandiaga Uno: Ini Berdampak Negatif, Khususnya Pariwisata Yogyakarta

Viral Tarif Parkir di Malioboro Rp 350.000, Sandiaga Uno: Ini Berdampak Negatif, Khususnya Pariwisata Yogyakarta

Whats New
GNI Ekspor Perdana 13.650 Ton Feronikel ke China Senilai 23 Juta Dollar AS

GNI Ekspor Perdana 13.650 Ton Feronikel ke China Senilai 23 Juta Dollar AS

Rilis
'Travel Bubble' Indonesia-Singapura, Sandaiga Uno: Tahap Awal 50-100 Wisatawan

"Travel Bubble" Indonesia-Singapura, Sandaiga Uno: Tahap Awal 50-100 Wisatawan

Whats New
Kerap Dipandang Negatif, Apa Itu Outsourcing?

Kerap Dipandang Negatif, Apa Itu Outsourcing?

Work Smart
Ini Tingkat Imbalan Sukuk Negara yang Akan Dilelang Besok

Ini Tingkat Imbalan Sukuk Negara yang Akan Dilelang Besok

Earn Smart
Sri Mulyani: Kenaikan Utang RI Lebih Terukur Dibandingkan Negara Maju

Sri Mulyani: Kenaikan Utang RI Lebih Terukur Dibandingkan Negara Maju

Whats New
Produk Baja RI Bebas Bea Masuk Anti Dumping ke India

Produk Baja RI Bebas Bea Masuk Anti Dumping ke India

Whats New
Erick Thohir: Proyek DME Bakal Pangkas Impor LPG 1 Juta Ton per Tahun

Erick Thohir: Proyek DME Bakal Pangkas Impor LPG 1 Juta Ton per Tahun

Whats New
Erick Thohir: Gasifikasi Batu Bara Beri Nilai Tambah untuk Perekonomian Nasional

Erick Thohir: Gasifikasi Batu Bara Beri Nilai Tambah untuk Perekonomian Nasional

Whats New
Terus Merosot, Harga Bitcoin Sudah Turun Hampir 50 Persen dari Level Tertinggi

Terus Merosot, Harga Bitcoin Sudah Turun Hampir 50 Persen dari Level Tertinggi

Earn Smart
Kasus Omicron Meningkat, Pembelajaran Tatap Muka Tetap Dilaksanakan

Kasus Omicron Meningkat, Pembelajaran Tatap Muka Tetap Dilaksanakan

Whats New
Menteri Teten: Kacang Koro Pedang Jadi Alternatif Atasi Ketergantungan Impor Kedelai

Menteri Teten: Kacang Koro Pedang Jadi Alternatif Atasi Ketergantungan Impor Kedelai

Whats New
Rencana Buyback Saham BRI Diyakini Tidak Pengaruhi Kondisi Keuangan Perseroan

Rencana Buyback Saham BRI Diyakini Tidak Pengaruhi Kondisi Keuangan Perseroan

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.