Cerita Penumpang Kereta Bandara yang ke Batu Ceper...

Kompas.com - 29/09/2018, 16:13 WIB
Suasana di Stasiun Batu Ceper, Tangerang, Kamis (23/11/2017). Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi meninjau pengoperasian kereta api (KA) Bandara Soekarno Hatta sebelum beroperasi pada awal bulan Desember 2017 mendatang. KOMPAS.com / ANDREAS LUKAS ALTOBELISuasana di Stasiun Batu Ceper, Tangerang, Kamis (23/11/2017). Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi meninjau pengoperasian kereta api (KA) Bandara Soekarno Hatta sebelum beroperasi pada awal bulan Desember 2017 mendatang.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pengguna kereta bandara tak hanya digunakan penumpang menuju bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng. Sebagian besar dari mereka memanfaatkannya sebagai komuter untuk sampai ke stasiun singgah, yakni Duri dan Batu Ceper.

Puspa Amelia (24), salah satu pengguna kereta bandara mengatakan, hampir setiap hari ia menggunakan kereta bandara untuk pulang dari kantornya di kawasan kuningan ke rumahnya di daerah Tangerang. Ia berhenti di stasiun Batu Ceper.

Menurut dia, naik kereta bandara jauh lebih mudah karena tidak perlu transit sebagaimana commuter line.

"Terus kan kosong keretanya, bisa duduk, bisa tidur," kata perempuan yang akrab disapa Mela itu kepada Kompas.com, saat ditemui di Stasiun Sudirman Baru, Jumat (28/9/2018).

Baca juga: Sepi Penumpang, Kereta Bandara Dikritik oleh Penggagas

Dari segi waktu tempuh, menggunakan kereta bandara juga dirasa lebih cepat. Untuk perjalanan ke Batu Ceper, penumpang hanya dikenakan separuh dari tarif normal, yakni Rp 35.000. Menurut Mela, harga tersebut tidak mahal melihat fasilitas yang didapat. Apalagi, ada diskon jika membeli tiket rombongan sehingga hanya membayar Rp 20.000.

"Di sini banyak juga yang turun di Batu Ceper. Jadi kalo beli tiket sekali banyak," kata Mela.

Bahkan, mereka membuat grup percakapan pesan singkat untuk janjian membeli tiket sesuai jam keberangkatan. Terkadang mereka janjian pulang pada waktu bersamaan sehingga bisa membeli tiket rombongan.

"Walaupun ini airport link, kan tidak ada salahnya. Kecuali kalau penumpang ke airport-nya penuh," kata Mela.

Mela berharap PT Railink menambah jam operasi kereta bandara yang saat ini paling malam sekitar pukul 22.00 WIB. Sebab, ia dan beberapa penumpang lain terkadang harus pulang lebih malam.

Direktur Utama PT Railink Heru Kuswoyo mengatakan, dalam sehari, rata-rata penumpang kereta bandara sebanyak 2.700 orang. Dari angka tersebut, penumpang yang turun di stasiun singgah sekitar 1.000 orang.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Larangan Ekspor CPO Bikin Harga Sawit Anjlok, Petani Mengaku Rugi Rp 11,7 Triliun

Larangan Ekspor CPO Bikin Harga Sawit Anjlok, Petani Mengaku Rugi Rp 11,7 Triliun

Whats New
Ada Pekerjaan Rekonstruksi, Jasa Marga: Ruas Tol Jakarta Cikampek Tetap Beroperasi Normal

Ada Pekerjaan Rekonstruksi, Jasa Marga: Ruas Tol Jakarta Cikampek Tetap Beroperasi Normal

Whats New
PASPI: Larangan Ekspor CPO Tak Efektif Membuat Harga Minyak Goreng Murah di Dalam Negeri

PASPI: Larangan Ekspor CPO Tak Efektif Membuat Harga Minyak Goreng Murah di Dalam Negeri

Whats New
Contoh Surat Perjanjian Kontrak Rumah dengan Meterai

Contoh Surat Perjanjian Kontrak Rumah dengan Meterai

Whats New
Kurang dari 3 Bulan, Kilang Balikpapan Dua Kali Kebakaran

Kurang dari 3 Bulan, Kilang Balikpapan Dua Kali Kebakaran

Whats New
Update Jadwal KA Bandara YIA, Cek Rute Kereta Bandara YIA Terbaru

Update Jadwal KA Bandara YIA, Cek Rute Kereta Bandara YIA Terbaru

Whats New
Mentan SYL Ajak Saudagar Bugis Bangun Sektor Pertanian

Mentan SYL Ajak Saudagar Bugis Bangun Sektor Pertanian

Rilis
Contoh Surat Perjanjian Utang Piutang yang Baik dan Benar

Contoh Surat Perjanjian Utang Piutang yang Baik dan Benar

Whats New
Harga Sawit Anjlok, Petani Bakal Geruduk Kantor Airlangga hingga Istana Negara

Harga Sawit Anjlok, Petani Bakal Geruduk Kantor Airlangga hingga Istana Negara

Whats New
Jangan Lupa, Hari Ini Ada Pemeliharaan Jalan Tol Cipularang dan Jagorawi

Jangan Lupa, Hari Ini Ada Pemeliharaan Jalan Tol Cipularang dan Jagorawi

Whats New
Pemangku Kepentingan Kelapa Sawit Minta Pemerintah Evaluasi Larangan Ekspor CPO

Pemangku Kepentingan Kelapa Sawit Minta Pemerintah Evaluasi Larangan Ekspor CPO

Whats New
India Larang Ekspor Gandum, Ekonom : Bisa Bikin Harga Daging dan Telur Naik

India Larang Ekspor Gandum, Ekonom : Bisa Bikin Harga Daging dan Telur Naik

Whats New
Harga Minyak Goreng Masih Mahal, Simak Minimarket hingga Supermarket yang Gelar Promo

Harga Minyak Goreng Masih Mahal, Simak Minimarket hingga Supermarket yang Gelar Promo

Spend Smart
RI Jadi Magnet Kripto Baru, 15 Negara Rembuk di Bali

RI Jadi Magnet Kripto Baru, 15 Negara Rembuk di Bali

Whats New
Sisa 45 Hari, Harta yang Diungkap dalam PPS Tembus 86,55 Triliun

Sisa 45 Hari, Harta yang Diungkap dalam PPS Tembus 86,55 Triliun

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.