Indeks Bursa Saham Jepang Melompat ke Level Tertinggi dalam 27 Tahun

Kompas.com - 01/10/2018, 19:40 WIB
Pekerja mengepel lantai di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (19/9). Perdagangan IHSG ditutup pada zona hijau atau menguat 61,81 poin atau 1,06 ke level 5.873,60 meski beberapa waktu lalu tertekan di zona merah sebagai imbas dari neraca perdagangan yang defisit sebesar 1,02 miliar Dolar AS pada Agustus 2018. ANTARA FOTO/SIGID KURNIAWANPekerja mengepel lantai di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (19/9). Perdagangan IHSG ditutup pada zona hijau atau menguat 61,81 poin atau 1,06 ke level 5.873,60 meski beberapa waktu lalu tertekan di zona merah sebagai imbas dari neraca perdagangan yang defisit sebesar 1,02 miliar Dolar AS pada Agustus 2018.

 

TOKYO, KOMPAS.com - Indeks bursa saham Jepang menguat ke level tertinggi dalam 27 tahun pada penutupan perdagangan, Senin (1/10/2018). Penguatan ini didorong dicapainya kesepakatan perdagangan antara AS dengan Kanada.

Meskipun demikian, indeks bursa saham Asia lainnya ditutup cenderung melemah.

Dikutip dari AFP, indeks Nikkei ditutup pada level 24.245,76. Level tersebut menguat 0,52 persen dan merupakan indeks saham berkinerja terbaik di Asia.

Penguatan indeks saham ini terjadi di tengah data keyakinan bisnis Jepang yang cenderung mengecewakan dan adanya topan yang melanda sejumlah wilayah di negara tersebut. Selain itu, penguatan indeks juga didorong pelemahan nilai tukar yen terhadap dollar AS.

Sementara itu, indeks saham Kospi Korea Selatan ditutup melemah 0,1 persen. Indeks saham Australia pun ditutup melemah 0,6 persen.

Para trader menyoroti kesepakatan perdagangan yang dicapai AS dan Kanada. Kesepakatan ini  membentuk pakta perdagangan bebas baru yang mengikutsertakan Meksiko.

Setelah disepakatinya perjanjian perdagangan ini, nilai tukar dollar Kanada langsung menguat.

"Mencapai (level) tertinggi dalam 27 tahun adalah simbolik, namun masih bisa terhenti untuk penguatan berikutnya. Kabar tentang NAFTA memberikan dorongan tambahan bagi pasar," kata Toshikazu Horiuchi, broker di IwaiCosmo Securities.

Di Indonesia, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 31,95 poin atau 0,53% ke level 5.944 pada akhir perdagangan hari ini.

Empat sektor tercatat menguat, sedangkan enam sektor lainnya memerah.

Sektor-sektor yang menguat adalah sektor pertambangan yang naik 1,35 persen, sektor konstruksi naik 0,66 persen, sektor infrastruktur naik 0,61 persen, dan sektor aneka industri yang naik 0,10 persen.

Adapun sektor yang turun antara lain sektor industri dasar yang turun 2,37 persen, sektor perkebunan turun 1,49 persen, dan sektor consumer goods dan sektor manufaktur yang masing-masing turun 1,46 persen.

Total volume perdagangan di bursa tercatat sebanyak 9,13 miliar saham dengan total nilai transaksi Rp 6,08 triliun.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber AFP
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Nilai Limit di Bawah Rp 300 Juta, Simak Daftar Lelang Rumah di Bandung

Nilai Limit di Bawah Rp 300 Juta, Simak Daftar Lelang Rumah di Bandung

Whats New
Jenis Tabungan, Jumlah Setoran Awal BRI, serta Biaya-biaya Lainnya

Jenis Tabungan, Jumlah Setoran Awal BRI, serta Biaya-biaya Lainnya

Whats New
Penuhi Pasokan Dalam Negeri, India Larang Ekspor Gandum

Penuhi Pasokan Dalam Negeri, India Larang Ekspor Gandum

Whats New
Kilang Balikpapan yang Kebakaran Masih Diperbaiki, Pertamina Pastikan Suplai BBM Tidak Terganggu

Kilang Balikpapan yang Kebakaran Masih Diperbaiki, Pertamina Pastikan Suplai BBM Tidak Terganggu

Whats New
Digugat Rp 322 Miliar gara-gara Tabungan Emas, PT Pegadaian Buka Suara

Digugat Rp 322 Miliar gara-gara Tabungan Emas, PT Pegadaian Buka Suara

Whats New
Pegadaian Digugat Rp 322 Miliar Gara-gara Tabungan Emas

Pegadaian Digugat Rp 322 Miliar Gara-gara Tabungan Emas

Whats New
Cara Membuat Sertifikat Tanah, Beserta Syarat dan Biayanya

Cara Membuat Sertifikat Tanah, Beserta Syarat dan Biayanya

Spend Smart
Long Weekend, KAI Catat 67.000 Penumpang Berangkat dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen

Long Weekend, KAI Catat 67.000 Penumpang Berangkat dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen

Whats New
Cek Besaran Biaya dan Limit Transfer Bank DKI di ATM

Cek Besaran Biaya dan Limit Transfer Bank DKI di ATM

Spend Smart
Awal Pekan, Harga Emas Antam Bertahan di Rp 967.000 per Gram

Awal Pekan, Harga Emas Antam Bertahan di Rp 967.000 per Gram

Whats New
Sambut Era Society 5.0, Berikut Peran dan Manfaat Digital Manufacturing bagi Bisnis

Sambut Era Society 5.0, Berikut Peran dan Manfaat Digital Manufacturing bagi Bisnis

BrandzView
Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Spend Smart
Cara Buka Rekening Bank DKI Online via Aplikasi JakOne Mobile

Cara Buka Rekening Bank DKI Online via Aplikasi JakOne Mobile

Whats New
Erick Thohir: Ekosistem Usaha Nelayan RI Harus Terus Disehatkan

Erick Thohir: Ekosistem Usaha Nelayan RI Harus Terus Disehatkan

Whats New
Perusahaan Kosmetik Wardah Buka Lowongan Kerja di Banyak Posisi, Ini Persyaratannya

Perusahaan Kosmetik Wardah Buka Lowongan Kerja di Banyak Posisi, Ini Persyaratannya

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.