Kompas.com - 02/10/2018, 18:23 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Asuransi Adira Dinamika (Adira Insurance) menyatakan proses klaim jaminan untuk kendaraan dan bangunan yang rusak akibat bencana seperti di Palu dan Donggala dapat dilakukan tanpa menyertakan dokumen atau polis asuransi.

Sebab, banyak dokumen atau polis yang hilang atau rusak lantaran kondisi lapangan di mana banyak rumah yang hancur akibat gempa.

Direktur Utama Adira Insurance Julian Noor mengatakan, umumnya perusahaan asuransi memiliki data nasabah. Sehingga, jika ingin mengajukan klaim nasabah yang bersangkutan hanya perlu menyampaikan barang apa yang diasuransikan serta nama nasabah yang bersangkutan.

"Jadi cukup hanya menyampaikan apa yang diasuransikan, namanya siapa yang mengasuransikan bisa dilacak sebetulnya polisnya ada atau tidak. Itu akan dibantu, termasuk juga dokumen pendukung kepemilikan bangunan, mobil, misal enggak ada atau STNK hilang segala macam akan dilihat pada kondisi dan situasinya," jelas Julian ketika dihubungi Kompas.com, Selasa (2/10/2018).

Julian mengatakan, yang terpenting bagi perusahaan asuransi adalah ada kesesuaian antara data nasabah dengan kondisi di lapangan. Sehingga, tidak terjadi kekeliruan dalam pembayaran klaim asuransi, baik untuk kendaraan maupun bangunan.

"Karena kalau memang rumahnya roboh hancur dan dokumennya ada di sana kan memang tidak memungkinkan. Atau memang kendaraan tidak berbentuk lagi, dan suratnya juga tidak ada. As long as nasabah sudah teridentifikasi maka perusahaan akan melihat situasi di lapangan, yang ingin dipastikan perusahaan asuransi mereka tidak salah membayar," jelas Julian.

Julian pun menambahkan, perusahaan asuransi umumnya juga akan memberikan kelonggaran proses pelaporan klaim jaminan untuk nasabah polis asuransi yang terdampak bencana.

"Umumnya orang saat kondisi seperti saat ini lebih memrioritaskan keselamatan diri dan keluarga, batas waktu pelaporan jadi sesuatu yang bisa diterima karena situasi yang tidak memungkinkan untuk orang melapor," jelas dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

APBN Surplus, Sri Mulyani Singgung Dampaknya ke Utang Pemerintah

APBN Surplus, Sri Mulyani Singgung Dampaknya ke Utang Pemerintah

Whats New
Negara Kantongi Rp 61 Triliun dari WNI yang 'Sembunyikan' Hartanya di Luar Negeri

Negara Kantongi Rp 61 Triliun dari WNI yang "Sembunyikan" Hartanya di Luar Negeri

Whats New
Sri Mulyani Siap Cairkan Duit APBN Rp 7,5 Triliun ke Garuda yang Lagi Dilanda Utang

Sri Mulyani Siap Cairkan Duit APBN Rp 7,5 Triliun ke Garuda yang Lagi Dilanda Utang

Whats New
6 Cara Cek Tagihan Listrik PLN lewat HP dengan Mudah

6 Cara Cek Tagihan Listrik PLN lewat HP dengan Mudah

Whats New
Peserta Tax Amnesty Jilid II Paling Banyak 'Sembunyikan' Hartanya di Singapura

Peserta Tax Amnesty Jilid II Paling Banyak "Sembunyikan" Hartanya di Singapura

Whats New
Pertamina Terima Kompensasi Rp 64 Triliun dari Negara

Pertamina Terima Kompensasi Rp 64 Triliun dari Negara

Whats New
Survei CPI: Perbankan Lebih Banyak Alokasikan Dana ke UMKM daripada ke Sektor Hijau

Survei CPI: Perbankan Lebih Banyak Alokasikan Dana ke UMKM daripada ke Sektor Hijau

Rilis
Diterpa Isu Bakal Tutup, SehatQ Buka Suara

Diterpa Isu Bakal Tutup, SehatQ Buka Suara

Whats New
Uji Coba Beli Pertalite Pakai MyPertamina Dimulai, Ini Solusi Bagi yang Tidak Punya HP

Uji Coba Beli Pertalite Pakai MyPertamina Dimulai, Ini Solusi Bagi yang Tidak Punya HP

Whats New
Menaker: Sebagian Hidup Menpan-RB Tjahjo Kumolo Didedikasikan untuk Negara

Menaker: Sebagian Hidup Menpan-RB Tjahjo Kumolo Didedikasikan untuk Negara

Whats New
Tolak Beli Minyak Goreng Pakai PeduliLindungi, Buruh: Itu Melanggar Hak Asasi Manusia

Tolak Beli Minyak Goreng Pakai PeduliLindungi, Buruh: Itu Melanggar Hak Asasi Manusia

Whats New
Aplikasi dan Web MyPertamina Sempat Eror, Ini Kata Pertamina

Aplikasi dan Web MyPertamina Sempat Eror, Ini Kata Pertamina

Whats New
Sri Mulyani: Tjahjo Kumolo Rekan Sejawat yang Kompak dan Dapat Diandalkan...

Sri Mulyani: Tjahjo Kumolo Rekan Sejawat yang Kompak dan Dapat Diandalkan...

Whats New
Tarif Listrik Naik per 1 Juli 2022, Ini Cara Turun Daya Listrik PLN

Tarif Listrik Naik per 1 Juli 2022, Ini Cara Turun Daya Listrik PLN

Whats New
Sosok Tjahjo Kumolo di Mata Buruh: Memotivasi dan Peduli

Sosok Tjahjo Kumolo di Mata Buruh: Memotivasi dan Peduli

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.