Sasar Milenial, Ayopop Gandeng Mastercard

Kompas.com - 12/10/2018, 19:10 WIB
Penanda tanganan kerja sama antara Ayopop dan Mastercard di Jakarta, Jumat (12/8/2018) KOMPAS.com/ Putri Syifa NurfadilahPenanda tanganan kerja sama antara Ayopop dan Mastercard di Jakarta, Jumat (12/8/2018)

JAKARTA, KOMPAS.com - Di tengah maraknya berbagai berkembangnya teknologi serta alat pembayaran di Indonesia, Ayopop pun menjajal peruntungannya. Menyasar kalangan milenial, teknologi finansial (fintech) ini ingin jadi solusi pembayaran untuk anak muda zaman sekarang.

Ayopop pun menggandeng Mastercard, hal ini agar masyarakat bisa lebih mudah membayar secara online. Bentuk kerja samanya, kartu debit online berlogo Mastercard bisa digunakan untuk bertransaksi di Ayopop, ditambah akan ada cashback.

“Dengan lebih dari 478 produk mitra dan 19 kategori pembayaran, semua tagihan bulanan bisa dibayar dalam satu aplikasi,” ujar Direktur Utama Ayopop Chiragh Manuhar usai penandatanganan kerjasama di Jakarta, Jumat (12/10/2018).

Dalam 2 tahun, transaksi di Ayopop sendiri mencapai 1 juta setiap bulannya.

Baca juga: Kembangkan Fintech, OJK Teken Kerja Sama Dengan Otoritas Moneter Singapura

Sementara, Director Mastercard lndonesia Tommy Singgih mengatakan, perkembangan digital diikuti dengan teknologi yang memudahkan. Salah satunya dengan pembayaran melalui gawai.

Perkembangan teknologi dan inovasi dalam sistem pembayaran membuat transaksi jadi kian mudah bahkan hanya dengan mengklik ponsel pintar saja.

"Sebagian masyarakat Indonesia pasti punya kartu debit, lebih dari 90 persen mayoritas orang punya kartu ke ATM tarik tunai untuk bayarkan kebutuhan, kenapa tidak langsung bayar lewat ponsel saja? Toh kartu debit juga bisa dipakai sekarang," sebut dia.

Singgih menambahkan, kolaborasi ini juga sejalan dengan komitmen perusahaan dalam mendukung agenda pemerintah Indonesia dalam mewujudkan masyarakat non-tunai.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Survei: Ada Pandemi, 24 Persen Pekerja Swasta Beralih Jadi Mitra GoFood

Survei: Ada Pandemi, 24 Persen Pekerja Swasta Beralih Jadi Mitra GoFood

Whats New
Penasaran Berapa Kekayaan Ketua DPR Puan Maharani?

Penasaran Berapa Kekayaan Ketua DPR Puan Maharani?

Whats New
Resesi Atau Tidak Resesi, RI Harus Contoh China...

Resesi Atau Tidak Resesi, RI Harus Contoh China...

Whats New
KAI Tambah 5 Perjalanan Kereta dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen, Simak Jadwalnya

KAI Tambah 5 Perjalanan Kereta dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen, Simak Jadwalnya

Whats New
Ajak Mahasiswa Jadi Pengusaha, Sandiaga Uno: Kunci Suksesnya Itu Dimulai dari Minat

Ajak Mahasiswa Jadi Pengusaha, Sandiaga Uno: Kunci Suksesnya Itu Dimulai dari Minat

Smartpreneur
[POPULER MONEY] Perusahaan Hary Tanoe Laporkan Perusahaan Korea | Kelanjutan Sengketa Warisan Pendiri Sinar Mas

[POPULER MONEY] Perusahaan Hary Tanoe Laporkan Perusahaan Korea | Kelanjutan Sengketa Warisan Pendiri Sinar Mas

Whats New
Cabut Gugatan soal Warisan Pendiri Sinar Mas, Ini Permintaan Freddy Wijaya

Cabut Gugatan soal Warisan Pendiri Sinar Mas, Ini Permintaan Freddy Wijaya

Whats New
PLN : Sudah 100.000 Pelanggan Tambah Daya Listrik Seharga Rp 170.845

PLN : Sudah 100.000 Pelanggan Tambah Daya Listrik Seharga Rp 170.845

Whats New
Jadi Sumber Polemik Riau dan Sumbar, Apa Itu Pajak Air Permukaan?

Jadi Sumber Polemik Riau dan Sumbar, Apa Itu Pajak Air Permukaan?

Whats New
Di Tengah Pandemi, Pendapatan Emiten Pelayaran Meningkat

Di Tengah Pandemi, Pendapatan Emiten Pelayaran Meningkat

Whats New
Ahok: Saya Digaji untuk Menyelamatkan Uang Pertamina

Ahok: Saya Digaji untuk Menyelamatkan Uang Pertamina

Whats New
LPEI: Peran Penjamin Kredit Penting untuk Pemulihan Ekonomi

LPEI: Peran Penjamin Kredit Penting untuk Pemulihan Ekonomi

Whats New
Sri Mulyani:  Bantuan Sosial Telah Mencapai Lebih dari Rp 203 triliun

Sri Mulyani: Bantuan Sosial Telah Mencapai Lebih dari Rp 203 triliun

Rilis
Menkop Teten Minta Jajarannya Berhati-hati dalam Jalankan Program PEN

Menkop Teten Minta Jajarannya Berhati-hati dalam Jalankan Program PEN

Rilis
BTN Restrukturisasi Kredit Rp 36,4 Triliun hingga Akhir Juni 2020

BTN Restrukturisasi Kredit Rp 36,4 Triliun hingga Akhir Juni 2020

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X