Kompas.com - 17/10/2018, 16:08 WIB
Kepala Humas BPJS kesehatan M Iqbal Anas Maruf di Kedai Tjikini, Jakarta Pusat, Kamis (27/9/2018). KOMPAS.com/Devina HalimKepala Humas BPJS kesehatan M Iqbal Anas Maruf di Kedai Tjikini, Jakarta Pusat, Kamis (27/9/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan menganggap pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam pembukaan Kongres Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (Persi) merupakan cambukan bagi mereka.

Dalam acara tersebut, Jokowi menyatakan butuh manajemen yang jelas dalam tubuh BPJS Kesehatan karena persoalan defisit keuangan terus menjadi persoalan utama dari tahun ke tahun.

"Tentu kami memperhatikan pernyataan Presiden. Kami melihat hal itu sebagai bentuk perhatian dari Presiden," kata Kepala Humas BPJS Kesehatan M. Iqbal Anas Ma'ruf kepada Kontan.co.id, Rabu (17/10/2018).

Baca juga: Jokowi: Urusan Utang Rumah Sakit Sampai ke Presiden, Kebangetan!

Iqbal mengatakan, pihaknya akan terus mendorong koordinasi kepada kementerian dan lembaga terkait soal ini. Sebab, BPJS Kesehatan tidak bisa berdiri sendiri. Termasuk dalam mengatasi masalah defisit keuangan.

Iqbal bilang, kalau memang salah satu jalan keluar defisit dengan menaikkan iuran, BPJS Kesehatan tidak bisa memiliki kewenangan penuh untuk itu. Pasalnya, yang memiliki kewenangan itu adalah pemerintah.

Baca juga: Jokowi Minta Dirut Rumah Sakit Tak Mengeluh Utang BPJS di Media

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Tapi kalau soal masalah koordinasi tentu, kami akan melakukan lebih baik lagi tidak hanya kepada Menteri Kesehatan tapi juga ke Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan yang juga memiliki konsen terhadap ini. "Tentu pernyataan Presiden menjadi cambuk bagi kami," ujar Iqbal.

 

Berita ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul: BPJS Kesehatan: Pernyataan Presiden cambuk bagi kami

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.