Pemerintah Dapat PNPB Sebesar Rp 1,14 Triliun dari Sektor EBTKE

Kompas.com - 26/10/2018, 21:14 WIB
Pipa-pipa penyalur uap dari sumur geothermal di PLTP Lahendong unit 5 dan 6 di Tompaso, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara. Uap yang disalurkan akan menggerakkan turbin pembangkit listrik dengan kapasitas 2x20 MW. Aprilia Ika/Kompas.comPipa-pipa penyalur uap dari sumur geothermal di PLTP Lahendong unit 5 dan 6 di Tompaso, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara. Uap yang disalurkan akan menggerakkan turbin pembangkit listrik dengan kapasitas 2x20 MW.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Indonesia berhasil mengantongi Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp 1,14 triliun hingga semester III 2018 dari dari sektor Energi Baru Terbarukan (EBT). Angka tersebut telah melampaui target yang sudah ditetapkan, yakni sebesar Rp 700 miliar.

“Sampai kuartal 3 ini sudah mencapai Rp 1,14 triliun. Jadi artinya kita sudah mencapai 163 persen dari target mudah-mudahan ini semakin nambah," ujar Dirjen EBTKE Kementerian ESDM, Rida Mulyana di kantornya, Jakarta, Jumat (26/10/2018).

Rida menjelaskan, komposisi penerimaan tersebut terdiri dari iuran tetap eksplorasi, iuran tetap eksploitasi dan iuran produksi panas bumi.

Iuran itu didapatkan dari wilayah kerja panas bumi melalui Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) eksisting sebesar Rp 1,177 miliar dan izin wilayah kerja panas bumi Rp 27 miliar.

“PNBP ini meski lebih kecil dibanding migas dan minerba, tetapi capaiannya lebih tinggi dari target," kata Rida.

Rida menuturkan, tingginya PNBP dari sektor EBTKE disebabkan karena tingginya nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X