Ambil Alih Pengelolaan 3 Bandara, AP I Siapkan Rp 550 Miliar

Kompas.com - 28/10/2018, 23:40 WIB
Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero) Faik Fahmi setelah melepas 2.000 pemudik gratis ke Semarang, Yogyakarta, dan Solo dari Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (11/6/2018). KOMPAS.com/RIDWAN AJI PITOKODirektur Utama PT Angkasa Pura I (Persero) Faik Fahmi setelah melepas 2.000 pemudik gratis ke Semarang, Yogyakarta, dan Solo dari Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (11/6/2018).
Penulis Mutia Fauzia
|

BONTANG, KOMPAS.com - PT Angkasa Pura I (AP I) akan mengambil alih pengelolaan tiga bandara yang sebelumnya dilakukan oleh Kementerian Perhubungan.

Direktur Utama AP I Faik Fahmi mengatakan, dana yang dibutuhkan untuk mengembangkan tiga bandara, yaitu Bandara Sentani, Bandara Luwuk, dan Bandara Samarinda sebesar Rp 550 miliar.

"Tahun ini diharapkan akan ada Sentani, Luwuk, dan Samarinda, baru diharapkan tahun ini. Kemarin rencana Palu, tapi enggak jadi karena ada bencana," ujar Faik ketika ditemui awak media saat Rapat Koordinasi BUMN di Bontang, Minggu (28/10/2018) malam.

Baca juga: AP I Tambahkan Kata Jenderal pada Nama Bandara Ahmad Yani Semarang

Jika dirinci, nilai investasi yang dibutuhkan untuk pengembangan masing-masing bandara, untuk Sentani sebesar Rp 300 miliar, Bandara Luwuk sebesar Rp 60 miliar, dan Bandara Samarinda sebesar Rp 190 miliar. Sumber pendanaan tersebut berasal dari internal perusahaan berupa ekuitas.

"Kita enggak ada rencana kerjasama kalau rencana kerja sama ini adalah Bandara Lombok kita akan mengundang (untuk kerjasama)," ujar dia.

Lebih lanjut, Farik mengatakan tahun ini AP I juga berencana untuk mengembangkan pengelolaan Bandara Sorong, Tarakan, dan Brau. Namun, rencana tersebut ditunda hingga proses pengembangan ketiga bandara tersebut selesai.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X