Malaysia, Negara Tujuan Favorit Ekspansi Bisnis Perusahaan Indonesia

Kompas.com - 05/11/2018, 14:55 WIB
Panorama kota Kuala Lumpur, Malaysia. www.investmalaysiaproperties.comPanorama kota Kuala Lumpur, Malaysia.

JAKARTA, KOMPAS.com - Di tengah kondisi perekonomian global yang dipenuhi dengan ketidakpastian, pertumbuhan ekspor Indonesia, terutama di wilayah Asia dinilai masih cukup kuat.

Berdasarkan hasil survei HSBC Navigator, eksportir masih menikmati lingkup perdagangan yang mendukung.

Survei tersebut menunjukkan, 22 persen responden memilih Malaysia sebagai negara tujuan ekspansi bisnis dalam kurun waktu 3-5 tahun ke depan. Malaysia menduduki posisi teratas negara tujuan ekspansi bisnis, yang kemudian diikuti Singapura dengan persentase 18 persen dan Jepang 17 persen.

"Baik perusahaan manufaktur barang maupun pemberi jasa di Indonesia setuju bahwa keberlanjutan merupakan aspek penting berlangsungnya tujuan jangka panjang mereka," sebut Direktur Commercial Banking HSBC Indonesia Catherine Hadiman dalam keterangan pers yang diterima Kompas.com, Senin (5/11/2018).

Lebih lanjut dijelaskan, bagaimana kebijakan-kebijakan negara yang kemudian lebih proteksionis di bebebrapa negara memengaruhi strategi jangka panjang bisnis di Indonesia. Sebanyak 71 persen responden Indonesia berasumsi pemerintah dari negara mitra dagang utama semakin protektif terhadap produk lokal mereka.

"Hal ini menunjukkan kekhawatiran perusahaan-perusahaan Indonesia terhadap dampak ketegangan perang dagang yang saat ini sedang berlangsung," jelas Catherine.

Dari sisi regulasi, 45 persen pelaku bisnis menilai peraturan-peraturan yang ada di beberapa negara cenderung memberatkan. Sementara itu, 31 persen menganggap regulasi sebagai sesuatu yang memberikan nilai positif.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X