Startup Jukir Hadirkan Sistem Tarif Parkir Progresif di Bahu Jalan

Kompas.com - 21/11/2018, 12:56 WIB
Ilustrasi parkir ThinkstockphotosIlustrasi parkir

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Nusantara Digital Investama, yang merupakan pemilik aplikasi pembayaran parkir Jukir menghadirkan sistem tarif parkir di bahu jalan. Ini dilakukan menyusul perjanjian kerja sama yang diteken dengan Unit Pengelola Perparkiran Dinas Perhubungan DKI Jakarta. 

Perjanjian kerja sama dalam rangka Uji Coba Penyelenggaraan Parkir Dengan Menggunakan Sistem Aplikasi Parkir Dalam Jaringan pada bulan Mei 2018 lalu telah berkembang sangat pesat.

Founder dan CEO Nusantara Digital Investama Budi Hartono menjelaskan, aplikasi Jukir telah memiliki lebih dari 1.000 Mitra yang tersebar di beberapa ruas jalan di DKI Jakarta. Diharapkan, dengan menggunakan aplikasi Jukir, pendapatan pemerintah dari sektor parkir bahu jalan akan mengalami kenaikan.

Saat ini, aplikasi Jukir sudah menghadirkan teknologi tarif parkir progresif untuk mendukung kebijakan pemerintah dalam penerapan sistem tarif progresif di bahu jalan. Adapun harga yang telah ditetapkan oleh pemerintah yaitu Kendaraan Roda Dua sebesar Rp 2.000/jam, Roda Empat sebesar Rp 5.000/jam, dan lebih dari roda empat sebesar Rp 8.000/jam.

Ketentuan ini berlaku di beberapa ruas jalan yang telah bergabung sebagai Mitra Jukir di sekitar Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Barat, dan Jakarta Utara.

Menurut Budi, diharapkan dengan adanya sistem progresif akan sejalan kebijakan pemerintah provinsi DKI Jakarta. Dengan sistem progresif, diharapkan pengguna jalan dapat mengantisipasi durasi saat parkir di bahu atau badan jalan, sehingga tidak menyebabkan kemacetan yang berkepanjangan.

“Saya berharap dengan adanya sistem progresif ini, pendapatan juru parkir dan juga pemerintah dapat terus meningkat di sektor parkir,” ujar Budidalam pernyataannya, Rabu (21/11/2018).

Ke depannya, untuk mendukung era teknologi, aplikasi Jukir akan merilis sistem pembayaran nontunai khusus untuk parkir bahu jalan.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ditawari Gabung ICAO, Menhub: Kemajuan Sektor Penerbangan Kita Diakui Dunia Internasional

Ditawari Gabung ICAO, Menhub: Kemajuan Sektor Penerbangan Kita Diakui Dunia Internasional

Whats New
IFG: Dana Pensiun Bisa Kurangi Ketergantungan RI dari Modal Asing

IFG: Dana Pensiun Bisa Kurangi Ketergantungan RI dari Modal Asing

Whats New
Berlaku Hari Ini, Simak Aturan Lengkap Syarat Perjalanan Dalam Negeri dengan Kapal Laut

Berlaku Hari Ini, Simak Aturan Lengkap Syarat Perjalanan Dalam Negeri dengan Kapal Laut

Whats New
Atasi Wabah PMK, Kementan Kirim Obat-obatan Senilai Rp 534,29 Juta ke Beberapa Wilayah

Atasi Wabah PMK, Kementan Kirim Obat-obatan Senilai Rp 534,29 Juta ke Beberapa Wilayah

Whats New
LKPP Segera Terbitkan Aturan Pengadaan Barang Jasa Khusus IKN

LKPP Segera Terbitkan Aturan Pengadaan Barang Jasa Khusus IKN

Whats New
Gelar Halalbihalal, J99 Corp Beri Apresiasi pada Karyawan Terbaik

Gelar Halalbihalal, J99 Corp Beri Apresiasi pada Karyawan Terbaik

Whats New
Eropa Bingung Bayar Impor Gas dari Rusia

Eropa Bingung Bayar Impor Gas dari Rusia

Whats New
Lin Chen Wei Tersangka Kasus Ekspor CPO, Anggota DPR Minta Kementerian yang Gunakan Jasanya Beri Klarifikasi

Lin Chen Wei Tersangka Kasus Ekspor CPO, Anggota DPR Minta Kementerian yang Gunakan Jasanya Beri Klarifikasi

Whats New
Tren Belanja Kuartal I-2022, Tokopedia: Masker Kesehatan Laris Manis

Tren Belanja Kuartal I-2022, Tokopedia: Masker Kesehatan Laris Manis

Whats New
Harga Sawit Petani Anjlok, Tapi Ironinya Minyak Goreng Tetap Mahal

Harga Sawit Petani Anjlok, Tapi Ironinya Minyak Goreng Tetap Mahal

Whats New
Prokes Dilonggarkan, Simak Syarat Perjalanan Lengkap Kereta Api Terbaru

Prokes Dilonggarkan, Simak Syarat Perjalanan Lengkap Kereta Api Terbaru

Whats New
Shopee Tebar Diskon Hingga 60 Persen untuk Produk Kebutuhan Rumah

Shopee Tebar Diskon Hingga 60 Persen untuk Produk Kebutuhan Rumah

Spend Smart
Larangan Ekspor Belum Mempan, Harga Minyak Goreng Masih Saja Mahal

Larangan Ekspor Belum Mempan, Harga Minyak Goreng Masih Saja Mahal

Spend Smart
Kemenkominfo Gelar Startup Gathering Road to Hub.id Summit 2022

Kemenkominfo Gelar Startup Gathering Road to Hub.id Summit 2022

Whats New
Mau Jadi Negara Maju, Porsi Pasar Keuangan RI Harus 400 Persen dari PDB

Mau Jadi Negara Maju, Porsi Pasar Keuangan RI Harus 400 Persen dari PDB

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.