Kembangkan UMKM di Sekitar Rumah Ibadat, BJB Genjot Kredit Mesra

Kompas.com - 28/11/2018, 10:35 WIB
Dirut Bank BJB Ahmad Irfan dan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman, saat melihat produk kerajinan batik.KOMPAS.com/HERU DAHNUR Dirut Bank BJB Ahmad Irfan dan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman, saat melihat produk kerajinan batik.

BANDUNG, KOMPAS.com - PT Bank Pembangunan Jawa Barat dan Banten ( bank bjb) bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat meluncurkan program bjb Mesra (Masyarakat Ekonomi Sejahtera).

Bjb Mesra ditargetkan dapat menumbuhkembangkan pelaku UMKM di Jabar, khususnya yang berada di sekitar rumah ibadat. Kredit ini pun diluncurkan untuk mengantisipasi rentenir.

Hal ini diharapkan dapat menumbuhkembangkan para pelaku UMKM di Jawa Barat, khususnya umat beragama yang ada di sekitar rumah ibadat di Jawa Barat.

“Bjb Mesra dilatarbelakangi fenomena sosial di masyarakat khususnya daerah yang minim akses pembiayaan, sehingga terjerat pinjaman informal dengan bunga sangat tinggi,” ujar Direktur Utama bank bjb, Ahmad Irfan, Rabu (28/11/2018).

Ia menambahkan, hingga akhir 2018, bank bjb menargetkan penyaluran bjb Mesra sebesar Rp 4 miliar. Pada tahun depan, target penyaluran mencapai Rp 124 miliar.

Dana tersebut ditargetkan untuk pembiayaan 2.000 debitur di 2018. Sedangkan target nasabah pada 2019 mencapai 41.000 debitur.

“Secara umum, total penyaluran kredit mikro bank bjb per akhir Oktober 2018 sebesar Rp 1,8 triliun dengan jumlah debitur sebanyak 18.154 NoA.

Bjb Mesra, sambung Irfan, merupakan pinjaman untuk masyarakat Jabar dengan bentuk pinjaman tanpa agunan mulai dari Rp 500.000-Rp 5 juta per orang.

Masyarakat dapat mengajukan Kredit Mesra dengan membentuk kelompok beranggotakan 5-10 orang serta direkomendasikan pengurus rumah ibadahnya masing-masing.

Pinjaman ini ditujukan bagi pelaku UMKM di Jabar, khususnya usaha dengan skala mikro dengan jangka waktu maksimal 12 bulan.

Masyarakat yang berminat mengajukan pinjaman hanya menyiapkan persyaratan berupa KTP, KK, dan surat menikah bagi yang sudah menikah.

Pinjaman ini hanya dikenakan biaya administrasi yang dibayar di muka dan kemudian hanya membayar cicilan pokok sampai jangka waktu pinjaman berakhir.

Sebelum pinjaman diberikan, pelaku usaha yang telah memenuhi persyaratan akan terlebih dahulu diberikan seleksi Pelatihan Keuangan Mikro guna meningkatkan kualitas pelaku UMKM di Jawa Barat.




Close Ads X