Kolaborasi untuk Wujudkan Indonesia Inklusif dan Ramah Disabilitas

Kompas.com - 03/12/2018, 09:04 WIB
David Jacobs (Kiri), saat berbincang dengan Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri (tengah) di acara Seminar Inklusi Film Disabilitas dan Expo Disabilitas 2018 di Jakarta, Selasa (30/10/2018) KOMPAS.com/ANISSA DEA WIDIARINIDavid Jacobs (Kiri), saat berbincang dengan Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri (tengah) di acara Seminar Inklusi Film Disabilitas dan Expo Disabilitas 2018 di Jakarta, Selasa (30/10/2018)

JAKARTA, KOMPAS.com – Indonesia menorehkan prestasi luar biasa pada ajang Asian Para Games 2018 lalu. Kontingen Indonesia berhasil mengumpulkan 37 medali emas dari total 137 medali.

Salah satu atlet yang turut menyumbang medali emas adalah David Jacobs. Atlet kelahiran Ujung Pandang ini menjadi peraih medali emas pertama di cabang tenis meja untuk kontingen Indonesia.

Tidak disangka, sebelum berlaga di nomor penyandang disabilitas, David merupakan atlet tenis meja umum. Walaupun tangan kanannya memiliki keterbatasan fungsional sejak lahir, sejak awal terjun ke dunia tenis meja David selalu berlatih dan berkompetisi bersama atlet dengan fisik sempurna.

Namun, keterbatasan tersebut tidak pernah menjadi penghalang baginya. David bahkan pernah beberapa kali meraih medali di ajang SEA Games.

Prestasi yang dimiliki David tentunya tidak diraih secara instan. Kerja keras serta ketekunannya yang membuat David bisa meraih berbagai prestasi gemilang.

"Pelatih saya pernah berpesan bahwa saya harus latihan lebih keras dari mereka karena ketidakseimbangan yang saya miliki ketika bergerak. Itu yang membuat saya bisa bersaing dengan atlet normal pada saat itu," ucap David.

Pada 2009, David memutuskan pensiun dari dunia tenis meja umum karena usianya yang sudah memasuki kepala tiga.

Setelah itu, barulah David berkompetisi di nomor penyandang disabilitas sejak 2010. Saat itu, seorang teman mengajaknya untuk bergabung dengan National Paralympic Committee (NPC) dan kembali mewakili Indonesia di ajang tenis meja untuk penyandang disabilitas.

Kisah David menorehkan prestasi luar biasa di cabang olahraga tenis meja menjadi gambaran bahwa para penyandang disabilitas juga memiliki kemampuan yang sama dengan orang biasa. Bahkan kemampuan mereka bisa melampaui orang non-disabilitas.

Namun, ternyata belum semua disabilitas dapat bekerja dan mengembangkan potensi yang dimilikinya seperti David. Saat ini, masih banyak penyandang disabilitas yang kesulitan mendapat pekerjaan.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sri Mulyani Sebut Tingkat Konsumsi 30 Persen Penduduk Termiskin RI Sudah Berangsur Pulih

Sri Mulyani Sebut Tingkat Konsumsi 30 Persen Penduduk Termiskin RI Sudah Berangsur Pulih

Whats New
Pemerintah Pastikan Tarif Listrik hingga Juni 2021 Tidak Naik, Ini Rinciannya

Pemerintah Pastikan Tarif Listrik hingga Juni 2021 Tidak Naik, Ini Rinciannya

Whats New
Mau Bisnis Makanan? Simak Dulu 7 Tips Ini

Mau Bisnis Makanan? Simak Dulu 7 Tips Ini

Smartpreneur
[POPULER MONEY] Tarif Listrik PLN Periode April-Juni 2021 |  Kekayaan Elon Musk Hilang Rp 378 Triliun

[POPULER MONEY] Tarif Listrik PLN Periode April-Juni 2021 | Kekayaan Elon Musk Hilang Rp 378 Triliun

Whats New
Di Depan Ratu Belanda, Sri Mulyani Paparkan Masalah Kesenjangan Akses Keuangan Perempuan RI

Di Depan Ratu Belanda, Sri Mulyani Paparkan Masalah Kesenjangan Akses Keuangan Perempuan RI

Whats New
Contoh Daftar Riwayat Hidup dengan Format yang Baik dan Benar

Contoh Daftar Riwayat Hidup dengan Format yang Baik dan Benar

Work Smart
Amankan Pasokan Bawang Merah Saat Lebaran, Sang Hyang Seri Gandeng PT Alami Orion Agrotama

Amankan Pasokan Bawang Merah Saat Lebaran, Sang Hyang Seri Gandeng PT Alami Orion Agrotama

Whats New
Simulasi KPR di 4 Bank BUMN, Mudah dan Akurat

Simulasi KPR di 4 Bank BUMN, Mudah dan Akurat

Spend Smart
Bisnis Resto Terempas, Virtual Dining Concept Sebuah Solusi?

Bisnis Resto Terempas, Virtual Dining Concept Sebuah Solusi?

Whats New
[KURASI KOMPASIANA] Tips Membeli Rumah Pertama | Aspek Penting Membangun Tangga di Hunian Kecil | Mengenali Tanda Serangan Rayap di Rumah

[KURASI KOMPASIANA] Tips Membeli Rumah Pertama | Aspek Penting Membangun Tangga di Hunian Kecil | Mengenali Tanda Serangan Rayap di Rumah

Rilis
Ekonom: Kalau Enggak Mau Kebanjiran Impor, Jangan Ikut Kerja Sama Dagang!

Ekonom: Kalau Enggak Mau Kebanjiran Impor, Jangan Ikut Kerja Sama Dagang!

Whats New
Waskita dan HK Siap Lepas Ruas Tol yang Dikelola untuk LPI

Waskita dan HK Siap Lepas Ruas Tol yang Dikelola untuk LPI

Whats New
BGR Logistic Gandeng KAI untuk Optimalkan Layanan Logistik dan Pergudangan

BGR Logistic Gandeng KAI untuk Optimalkan Layanan Logistik dan Pergudangan

Rilis
Hingga Hari Ini, 5 Juta Orang Sudah Lapor SPT Tahunan

Hingga Hari Ini, 5 Juta Orang Sudah Lapor SPT Tahunan

Whats New
Dorong Kompetisi Sehat, Pemerintah Diminta Susun Regulasi E-Commerce

Dorong Kompetisi Sehat, Pemerintah Diminta Susun Regulasi E-Commerce

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X