Natal dan Tahun Baru, Lonjakan Penumpang KA Diprediksi Terjadi pada 31 Desember

Kompas.com - 05/12/2018, 18:11 WIB
Suasana di Stasiun Kereta Api Jombang, Jawa Timur, Sabtu (11/8/2018).Kompas.com/Moh. Syafii Suasana di Stasiun Kereta Api Jombang, Jawa Timur, Sabtu (11/8/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com -  Direktur Lalu Lintas Kereta Api Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, Zulmafendi mengatakan, pengguna jasa kereta api diprediksi mencapai 5,3 juta penumpang atau naik 4,49 persen dibanding tahun lalu.

Sementara itu, puncak lonjakan penumpang diprediksi terjadi pada 31 Desember 2018.

"Untuk angkutan nataru kali ini kita akan memberangkatkan 394 kereta api. Saat ini ada 346 kereta yang beroperasi tapi mulai 20 Desember 2018 sampai 6 Januari 2019 akan ditambah 48 lagi," ujar Zulmafendi di Jakarta, Rabu (5/12/2018).

Zulmafendi menyebutkan, penambahan 48 rangkaian kereta api ini terdiri mulai dari kategori ekonomi hingga eksekutif.

Baca juga: Sambut Natal dan Tahun Baru, PT KAI Siapkan 394 Perjalanan KA

"Pada 31 Desember 2018 itu kita prediksi akan ada sebanyak 347.000 penumpang yang akan bernagkat dari Jakarta ke berbagai tujuan," kata Zulmafendi.

Mengenai masalah persiapan, Zulmafendi mengaku sudah melakukan ramp check berdasarkan standar pelayanan minimum (SPM) untuk menjamin pelayanan dapat dilakukan sesuai peraturan yang ada. SPM ini hampir dilakukan di seluruh stasiun.

"Ramp check armada kita lakukan di 13 stasiun. Kegiatan itu sendiri akan dilakukan hingga 20 Desember 2018," ucap dia.




Close Ads X