Milenial Jadi Investor Dominan di Penawaran ST-002 - Kompas.com

Milenial Jadi Investor Dominan di Penawaran ST-002

Kompas.com - 08/12/2018, 16:14 WIB
Ilustrasi eskaylim / Thinkstock Ilustrasi

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melalui Sukuk Negara Tabungan 002 atau ST-002 hingga penutupan akhir masa penawaran pada 22 November 2018 telah menghimpun dana sebesar Rp 4,9 triliun.

Direktur Pembiayaan Syariah DJPPR Kemenkeu Dwi Irianty Hadiningdyah mengatakan, jika dibagi berdasarkan usia, jumlah investor dari generasi milenial mencapai 44,61 persen dari total jumlah investor, atau sebanyak 7.350 investor.

“Adapun dari sisi volume pembelian, kelompok Baby Boomers atau berusia 54 – 72 tahun adalah terbesar, yang mencapai 45,44 persen dari total volume pembelian, atau sebesar Rp 2,25 triliun,” papar Dwi melalui keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Sabtu (8/12/2018).

Sedangkan jumlah investor terbesar berdasarkan kelompok pekerjaan adalah pegawai swasta yang mencapai 36,49 persen, selanjutnya kelompok wiraswasta dan PNS/ TNI/ Polri yang masing-masing mencapai 18,72 persen dan 11,71 persen.

Selain itu, wiraswastawan menjadi kelompok pekerja dengan volume pembelian terbesar mencapai 35,03 persen, disusul oleh pegawai swasta dan Ibu Rumah Tangga yang masing-masing mencapai 26,46 persen dan 14,10 persen.

"Penduduk DKI Jakarta masih mendominasi asal pembeli ST-002 yang mencapai Rp 2,26 triliun (45,63 persen), sedangkan wilayah Indonesia Bagian Barat selain DKI Jakarta mencapai Rp 2,20 triliun (44,56 persen), dan wilayah Indonesia Bagian Tengah mencapai Rp452,31 miliar (9,15 persen)," jelas Dwi.

Sebagai informasi, Sukuk Negara Tabungan atau (Sukuk Tabungan) adalah produk investasi syariah yang ditawarkan oleh Pemerintah kepada individu Warga Negara Indonesia, sebagai tabungan investasi yang aman, mudah, terjangkau, dan menguntungkan.

ST-002 adalah instrumen yang tidak dapat diperdagangkan di pasar sekunder, namun terdapat fasilitas early redemption yang memungkinkan investor menerima sebagian pelunasan pokok ST-002 oleh Pemerintah sebelum jatuh tempo.

Fasilitas ini hanya dapat dimanfaatkan oleh investor dengan minimal kepemilikan Rp2 juta di setiap Mitra Distribusi dan jumlah maksimal yang dapat diajukan untuk early redemption adalah 50 persen dari total kepemilikan investor.



Close Ads X