Ini Janji 100 Hari Prabowo-Sandiaga di Bidang Usaha

Kompas.com - 19/12/2018, 18:43 WIB
Calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno berfoto bersama seusai mendaftarkan dirinya di Gedung KPU RI, Jakarta, Jumat (10/8/2018). Pasangan Prabowo-Sandi yang secara resmi mendaftar sebagai calon presiden dan wakil presiden tahun 2019-2024. MAULANA MAHARDHIKACalon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno berfoto bersama seusai mendaftarkan dirinya di Gedung KPU RI, Jakarta, Jumat (10/8/2018). Pasangan Prabowo-Sandi yang secara resmi mendaftar sebagai calon presiden dan wakil presiden tahun 2019-2024.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pasangan capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo-Sandiaga Uno menjanjikan berbagai program untuk 100 hari pertama bila terpilih sebagai Presiden dan Wakil Presiden 2019-2024.

Anggota Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Harryadin Mahardika menyebutkan, setidaknya ada ada 5 program yang akan dilakukan di bidang usaha oleh Prabowo-Sandiaga dalam 100 hari pertama.

"Ini quick win kami yang mungkin dalam 100 hari akan kami lakukan," ujarnya dalam seminar di Jakarta, Rabu (19/12/2018).

Pertama, immunity program bagi network industry dan perusahaan teknologi. Hal ini dinilai penting lantaran saat ini banyak pelaku bisnis yang khawatir dengan perubahan model bisnis, khawatir untuk ekspansi dan besarnya godaan persaingan usaha yang tak sehat.

Baca juga: Prabowo Mau Bangun Infrastuktur Tanpa Utang, Ini Kata Sri Mulyani

Kedua, pembangunan infrastuktur yang terbuka dengan kerjasama publik privat partnership (PPP) atau kemitraan pemerintah-swasta. Hal ini dilakukan untuk menyeimbangkan peran pemerintah dan swasta dalam pembangunan.

"Karena yang terjadi sekarang negara mulai agak terlalu dominan. Memang ini bisa diperdebatkan soal mazhab perekonomian tetapi kami lihat kalau negara terlalu dominan, akan ada inefisiensi yang besar di pasar," kata dia.

Ketiga, mengedepankan penegakan aturan dengan prinsip keadilan dan kepentingan nasional. Harryadin menyebutkan salah satu contoh kebijakan ketiga ini misalnya dalam pembukaan kantor cabang bank.

Bila ada bank asing yang bisa membuka cabang 400 di Indonesia, maka bank asal Indonesia juga harus diizinkan membuka 400 cabang di negara asal bank tersebut.

Baca juga: Timses: Kalau Prabowo Menang, 9 Naga akan Jadi 90 Naga...

Keempat, memberikan ruang dan perlindungan bagi UMKM. Caranya dengan memaksimalkan Kondisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) menata iklim persaingan usaha yang sehat sehingga UMKM juga bisa bersaing.

Kelima, kenaikan anggaran KPPU. Peran KPPU dinilai sangat penting untuk menciptakan iklim persaingan usaha yang sehat. Oleh karena itu, Prabowo-Sandiaga berjanji menaikan anggaran KPPU sehingga bisa lebih leluasa bergerak.

"Itu yang akan dilakukan oleh Prabowo dan Sandiaga (dalam 100 hari andai terpilih)," kata dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Larangan Ekspor CPO Bikin Harga Sawit Anjlok, Petani Mengaku Rugi Rp 11,7 Triliun

Larangan Ekspor CPO Bikin Harga Sawit Anjlok, Petani Mengaku Rugi Rp 11,7 Triliun

Whats New
Ada Pekerjaan Rekonstruksi, Jasa Marga: Ruas Tol Jakarta Cikampek Tetap Beroperasi Normal

Ada Pekerjaan Rekonstruksi, Jasa Marga: Ruas Tol Jakarta Cikampek Tetap Beroperasi Normal

Whats New
PASPI: Larangan Ekspor CPO Tak Efektif Membuat Harga Minyak Goreng Murah di Dalam Negeri

PASPI: Larangan Ekspor CPO Tak Efektif Membuat Harga Minyak Goreng Murah di Dalam Negeri

Whats New
Contoh Surat Perjanjian Kontrak Rumah dengan Meterai

Contoh Surat Perjanjian Kontrak Rumah dengan Meterai

Whats New
Kurang dari 3 Bulan, Kilang Balikpapan Dua Kali Kebakaran

Kurang dari 3 Bulan, Kilang Balikpapan Dua Kali Kebakaran

Whats New
Update Jadwal KA Bandara YIA, Cek Rute Kereta Bandara YIA Terbaru

Update Jadwal KA Bandara YIA, Cek Rute Kereta Bandara YIA Terbaru

Whats New
Mentan SYL Ajak Saudagar Bugis Bangun Sektor Pertanian

Mentan SYL Ajak Saudagar Bugis Bangun Sektor Pertanian

Rilis
Contoh Surat Perjanjian Utang Piutang yang Baik dan Benar

Contoh Surat Perjanjian Utang Piutang yang Baik dan Benar

Whats New
Harga Sawit Anjlok, Petani Bakal Geruduk Kantor Airlangga hingga Istana Negara

Harga Sawit Anjlok, Petani Bakal Geruduk Kantor Airlangga hingga Istana Negara

Whats New
Jangan Lupa, Hari Ini Ada Pemeliharaan Jalan Tol Cipularang dan Jagorawi

Jangan Lupa, Hari Ini Ada Pemeliharaan Jalan Tol Cipularang dan Jagorawi

Whats New
Pemangku Kepentingan Kelapa Sawit Minta Pemerintah Evaluasi Larangan Ekspor CPO

Pemangku Kepentingan Kelapa Sawit Minta Pemerintah Evaluasi Larangan Ekspor CPO

Whats New
India Larang Ekspor Gandum, Ekonom : Bisa Bikin Harga Daging dan Telur Naik

India Larang Ekspor Gandum, Ekonom : Bisa Bikin Harga Daging dan Telur Naik

Whats New
Harga Minyak Goreng Masih Mahal, Simak Minimarket hingga Supermarket yang Gelar Promo

Harga Minyak Goreng Masih Mahal, Simak Minimarket hingga Supermarket yang Gelar Promo

Spend Smart
RI Jadi Magnet Kripto Baru, 15 Negara Rembuk di Bali

RI Jadi Magnet Kripto Baru, 15 Negara Rembuk di Bali

Whats New
Sisa 45 Hari, Harta yang Diungkap dalam PPS Tembus 86,55 Triliun

Sisa 45 Hari, Harta yang Diungkap dalam PPS Tembus 86,55 Triliun

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.