Bekerja Lebih Panjang, Perempuan Milenial Tak Abaikan Pekerjaan Rumah Tangga

Kompas.com - 28/12/2018, 15:31 WIB
Ilustrasi wanita membersihkan rumah MilkosIlustrasi wanita membersihkan rumah

JAKARTA, KOMPAS.com - Perempuan masa kini dinilai lebih cekatan dari segi membagi kehidupan profesional dan pribadi. Meski waktu bekerjanya lebih panjang, namun perempuan milenial tak mengabaikan tugas rumah tangganya.

Rumah tangga milenial lebih cenderung mengadopsi pandangan egaliter soal gender dengan membagi tugas rumah tangga dan pendapatan secara merata. Namun riset menunjukkan, prinsip tersebut kerap runtuh di bawah beban stereotip gender yang sudah lama dipegang.

Sebagaimana dikutip dari CNN, menurut Biro Statistik Tenaga Kerja AS, hanya 19 persen pria melaporkan melakukan pekerjaan rumah tangga seperti mencuci, membersihkan dan tugas-tugas lain. Sementara 49 persen perempuan milenial yang bekerja tetap melakukan tugas-tugas tersebut.

Asisten profesor sosiologi di University of North Carolina Jill Yavensky mengatakan, pria masih memiliki banyak hak istimewa untuk dapat kembali pada konsep gender.

Baca juga: Pindah ke Kota Besar Ternyata Bukan Pilihan Utama Anak Milenial

"Karena jika tidak, mereka harus banyak berpartisipasi dalam pekerjaan rumah dan berpotensi menyerah pada potensi karier yang menguntungkan. Ketika sampai pada itu, banyak pria tidak bisa menjalaninya," kata Yavensky.

Pew Research Center menyebutkan bahwa pada 2017, ada 78 persen pekerja perempuan muda yang bekerja setidaknya 50 minggu pe rtahun.

Jumlah tersebut meningkat dari 72 persen pada pekerja perempuan muda di tahun 2000. Mereka juga dibayar lebih tinggi dan berkontribusi lebih untuk pendapatan rumah tangga.

Perempuan usia 22 hingga 37 tahun yang bekerja penuh waktu rata-rata menghasilkan 39.000 dollar AS, lebih dari pendapatan rata-rata pada 2000 sebesar 37.100 dollar AS.

Peneliti senior Pew Research Center Richard Fry mengatakan, penghasilan ekstra ini mendorong penerimaan rumah tangga milenial lebih banyak daripada generasi Amerika sebelumnya.

"Ini menunjukkan fakta bahwa generasi milenial sangat terpicu oleh Resesi Hebat. Ini adalah kisah tentang bagaimana mereka sekarang benar-benar mulai menempatkan Resesi Hebat di kaca spion," kata Fry.

Meski perempuan berkontribusi lebih besar terhadap pendapatan rumah tangga, mereka juga masih melakukan sebagian besar pekerjaan rumah tangga yang tidak dibayar. Beberapa peneliti telah menunjuk ini sebagai "kios" dalam revolusi gender.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber CNN
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X