Sido Muncul Beri Bantuan untuk Korban Tsunami di Banten dan Lampung

Kompas.com - 31/12/2018, 21:32 WIB

KOMPAS.com - Perusahaan Jamu dan Farmasi Sido Muncul memberikan bantuan senilai Rp 185 juta untuk korban bencana tsunami di Wilayah Banten dan Lampung. Harapannya, bantuan tersebut dapat meringankan beban para korban.

Adapun bantuan disalurkan melalui Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Serang dan DPOM Lampung pada Minggu (30/12/18).

Bentuknya berupa Tolak Angin Cair sebanyak 100 karton, Tolak Linu 80 karton, Tolak Angin Anak 10 karton, dan selimut sebanyak 900 buah.

Untuk di wilayah Serang, Banten, bantuan diserahkan Manajer Humas Sido Muncul Sri Wahyuni kepada Kepala Bidang Pengujian Balai Besar POM RI, Hening Setyawati. Sementara itu, bantuan lainnya diserahkan oleh Perwakilan Sido Muncul di Bandar Lampung.

Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat yang sedang di Jepang turut menyampaikan terima kasihnya secara terpisah pada BPOM yang sudah membantu penyaluran bantuan.

“Saya ikut prihatin dan sedih atas bencana yang menimpa masyarakat di Banten dan Lampung, terutama yang kehilangan sanak saudaranya. Saya berharap bantuan yang kami berikan bisa meringankan. Saya juga doakan supaya tidak ada bencana lagi,” ujar Irwan Hidayat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.