Bank Mandiri Gencarkan Bisnis di Segmen Menengah

Kompas.com - 07/01/2019, 18:30 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk baru saja menunjuk Riduan Ahmad yang sebelumnya menjabat SEVP Middle Corporate Mandiri menjadi Direktur Commercial Banking. Bank Mandiri sebelumnya tak memiliki Direktorat Commercial Banking.

Direktur Utama Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo menjelaskan, pembentukan direktorat baru ini dilakukan untuk semakin menggencarkan bisnis bank dengan kode emiten BMRI ini di sektor menengah atau UMKM. Adapun hingga saat ini, kontribusi kredit dari segmen menengah atau komersial sebesar 20 persen.

"Nasabah SME (small medium entreprises/UKM) ini segmen menengah yang udah cukup besar tumbuh, namun belum sebesar perusahaan yang listed, kami bentuk lagi direktoratnya karena kami meyakini segmen korporasi ini sudah nomor satu, tapi untuk komersial belum," ujar Kartika ketika memberikan keterangan pers kepada awak media di kantornya, Senin (7/1/2019).

Baca juga: Bank Mandiri Tunjuk Direktur Komersial Baru

Kartika menjelaskan, sebelumnya nasabah commercial banking ditangani di bawah divisi corporate banking. Divisi yang berada di bawah pimpinan Royeke Tumilaar sebagai Direktur Corporate Banking ini harus mengelola dana nasabah sebesar Rp 400 triliun, yang terdiri atas Rp 130 triliun dari nasabah komersial dan Rp 300 triliun dari nasabah korporasi.

Sehingga, secara keseluruhan hampir 60 persen portofolio Bank Mandiri berada di bawah divisi corporate banking.

"Oleh karena itu, kita mesti membelah segmen corporate ini menjadi segmen corporate dan segmen commercial. Untuk commercial, definisinya tadi perusahaan menengah yang sizenya cukup besar, kreditnya ada yang ratusan miliar gitu ya tapi memang bukan perusahaan yang listed atau BUMN," jelas Kartika.

Baca juga: Bank Mandiri Bidik Pertumbuhan Kredit Tanpa Agunan 30 Persen Tahun Depan

Adapun penunjukan Riduan sebagai Direktur Corporate Banking lantaran Riduan telah berkarir di Bank Mandiri dalam waktu yang lama, terutama di segmen UMKM. Kartika menjelaskan, sebelum menjabat sebagai SEVP Middle Corporate Mandiri, Riduan sudah pernah menduduki posisi Regional CEO di wilayah Sumatera Selatan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penukaran Uang Rupiah Baru 2022 Dimulai Hari Ini, Simak Caranya

Penukaran Uang Rupiah Baru 2022 Dimulai Hari Ini, Simak Caranya

Whats New
BSI Bakal Right Issue 6 Miliar Saham

BSI Bakal Right Issue 6 Miliar Saham

Whats New
Jokowi 'Sentil' Pemda yang Lelet Gunakan Anggaran Belanja Daerah

Jokowi "Sentil" Pemda yang Lelet Gunakan Anggaran Belanja Daerah

Whats New
Jokowi Ingin Indonesia Ekspor Beras untuk Bantu Atasi Krisis Pangan Global

Jokowi Ingin Indonesia Ekspor Beras untuk Bantu Atasi Krisis Pangan Global

Whats New
Harga Terigu Naik, Mendag: Mudah-mudahan September-Oktober Turun

Harga Terigu Naik, Mendag: Mudah-mudahan September-Oktober Turun

Whats New
Harga Ayam Turun, Mendag Zulhas: Saya Tidak Terlalu Senang, Peternak Rugi

Harga Ayam Turun, Mendag Zulhas: Saya Tidak Terlalu Senang, Peternak Rugi

Whats New
Jokowi Minta Pemda Gunakan Anggaran Tidak Terduga untuk Tekan Inflasi

Jokowi Minta Pemda Gunakan Anggaran Tidak Terduga untuk Tekan Inflasi

Whats New
Sandiaga Uno Pakai Baju Adat Suku Kaili dalam Upacara HUT Ke-77 RI, Apa Maknanya?

Sandiaga Uno Pakai Baju Adat Suku Kaili dalam Upacara HUT Ke-77 RI, Apa Maknanya?

Whats New
Sempat Tergelincir ke Zona Merah, IHSG Sesi I Ditutup Menguat 0,09 Persen

Sempat Tergelincir ke Zona Merah, IHSG Sesi I Ditutup Menguat 0,09 Persen

Whats New
Jokowi Ingin Inflasi Ditekan Jadi di Bawah 3 Persen

Jokowi Ingin Inflasi Ditekan Jadi di Bawah 3 Persen

Whats New
Mendag Zulhas Ajak Pedagang Pasar Masuk Platform Online, Ini Manfaatnya

Mendag Zulhas Ajak Pedagang Pasar Masuk Platform Online, Ini Manfaatnya

Whats New
Harga Tiket Pesawat Mahal, Jokowi: Pak Menhub Saya Perintahkan untuk Segera Selesaikan

Harga Tiket Pesawat Mahal, Jokowi: Pak Menhub Saya Perintahkan untuk Segera Selesaikan

Whats New
Inflasi Jadi Momok Semua Negara, Jokowi: Kita Tidak Boleh Bekerja Standar

Inflasi Jadi Momok Semua Negara, Jokowi: Kita Tidak Boleh Bekerja Standar

Whats New
Kemenkop-UKM Tingkatkan Daya Saing UMKM di Pasar Global dengan Jejaring Digital

Kemenkop-UKM Tingkatkan Daya Saing UMKM di Pasar Global dengan Jejaring Digital

Rilis
Syarat Bikin SKCK, Biaya, dan Tahapannya di Kantor Polisi ataupun Online

Syarat Bikin SKCK, Biaya, dan Tahapannya di Kantor Polisi ataupun Online

Work Smart
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.