Kopiko dan Choki-Choki, Merek RI yang Kuasai Pasar Hingga ke Afrika

Kompas.com - 08/01/2019, 18:23 WIB
Makanan astronot pada Proyek Mercury dan Gemini (1958-1966). Makanan astronot pada Proyek Mercury dan Gemini (1958-1966).

JAKARTA, KOMPAS.com - Sejumlah merek makanan dan minuman asal Indonesia sudah mendunia. Bahkan menguasai pangsa pasar di sejumlah negara.

Misalnya saja Kopiko dan Choki Choki yang merupakan produk brand dari Mayora. Kedua merek itu tercatat menguasai pangsa pasar di sejumlah negara.

"Ini adalah Indonesian brand. Kami sudah menjadi milestone di beberapa negara," ujar Regional Managing Director for ASEAN PT Mayora Indah Maspiyono dalam seminar Ekonomi Outlook 2019 di Jakarta, Selasa (8/1/2019).

Kopiko sendiri merupakan merek permen dan kopi. Untuk permen, Kopiko merupakan produk permen kopi nomor satu di Filipina, Vietnam, Malaysia, India, Afrika hingga Amerika Serikat.

Sementara itu Kopiko kopi, menjadi produk kopi instan nomor satu di Filipina, Lebanon, Iran.dan Rusia.

Selain Kopiko, merek dari Mayora yang mendunia yakni Choki Choki. Berdasarkan data Mayora, produk coklat stick ini merupakan penguasa pasar di Thailand, Malaysia, India, Afrika dan Timur Tengah.

Selain keduanya, Mayora juga memiliki produk unggulan lainnya yang sudah menguasai pangsa pasar di beberapa negara. Contohnya Danisa, Beng Beng dan Energen.

Untuk menguasi pasar dunia, Maspiyono mengatakan bahwa Mayora melakukan inovasi. Diantaranya dengan menyesuaikan rasa dengan masyarakat di berbagai negara.

"Kayak kopi bubuk 3 in 1. Kalau Filipina mereka suka sekali kopinya sedikit. Lebih banyak susunya. Tapi kalau di Vietnam dan Thailand, mereka suka kopi kental sekali. Jadi enggak bisa satu produk yang kita jual di beberapa tempat," kata dia.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rincian Harga Emas Batangan 0,5 Gram hingga 1 Kg di Pegadaian Terbaru

Rincian Harga Emas Batangan 0,5 Gram hingga 1 Kg di Pegadaian Terbaru

Spend Smart
Mulai Hari Ini ke Luar Kota Enggak Perlu Pakai SIKM Lagi, tetapi...

Mulai Hari Ini ke Luar Kota Enggak Perlu Pakai SIKM Lagi, tetapi...

Whats New
Profil William Tanuwijaya, Dulu Penjaga Warnet, Kini Bos Tokopedia

Profil William Tanuwijaya, Dulu Penjaga Warnet, Kini Bos Tokopedia

Whats New
Ada GoTo, Bagaimana Nasib OVO di Tokopedia?

Ada GoTo, Bagaimana Nasib OVO di Tokopedia?

Whats New
Kekhawatiran Lonjakan Kasus Covid-19 Bayangi IHSG, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Kekhawatiran Lonjakan Kasus Covid-19 Bayangi IHSG, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Whats New
Harga Emas Melonjak 29,5 Dollar AS, Ini Sebabnya

Harga Emas Melonjak 29,5 Dollar AS, Ini Sebabnya

Whats New
Simak Persyaratan Penumpang Lion Air Pasca-larangan Mudik

Simak Persyaratan Penumpang Lion Air Pasca-larangan Mudik

Whats New
Simak, Ini Daftar Lengkap Formasi Terbanyak CPNS 2021

Simak, Ini Daftar Lengkap Formasi Terbanyak CPNS 2021

Whats New
Masyarakat Laporkan 134 ASN Nekat Mudik, Ini Respons Menteri Tjahjo

Masyarakat Laporkan 134 ASN Nekat Mudik, Ini Respons Menteri Tjahjo

Whats New
[POPULER MONEY] 10 Aset Kripto Paling Cuan Dalam Sepekan | Bagaimana Sebenarnya Sistem COD di Olshop

[POPULER MONEY] 10 Aset Kripto Paling Cuan Dalam Sepekan | Bagaimana Sebenarnya Sistem COD di Olshop

Whats New
Penarikan Uang di Jabodetabek Selama Lebaran Capai Rp 34,8 Triliun

Penarikan Uang di Jabodetabek Selama Lebaran Capai Rp 34,8 Triliun

Whats New
Larangan Mudik Berakhir, Simak Syarat Keluar Kota Terbaru

Larangan Mudik Berakhir, Simak Syarat Keluar Kota Terbaru

Whats New
[TREN WISATA KOMPASIANA] Macau Bukan Sekadar Tempat Berjudi | Urban Tourism, Tren Global yang Jadi Peluang Lokal | 'Traveling' Hemat ke Jerman Selama Corona

[TREN WISATA KOMPASIANA] Macau Bukan Sekadar Tempat Berjudi | Urban Tourism, Tren Global yang Jadi Peluang Lokal | "Traveling" Hemat ke Jerman Selama Corona

Rilis
Selama Larangan Mudik, Trafik di Bandara Kelolaan AP I Hanya 66.096 Penumpang

Selama Larangan Mudik, Trafik di Bandara Kelolaan AP I Hanya 66.096 Penumpang

Whats New
Mengenalkan Huruf dan Angka kepada Anak Prasekolah | Ini Cara Mengetahui dan Mengasah Bakat Anak Sejak Dini | Menilai dan Merumuskan Definisi Variabel Penelitian

Mengenalkan Huruf dan Angka kepada Anak Prasekolah | Ini Cara Mengetahui dan Mengasah Bakat Anak Sejak Dini | Menilai dan Merumuskan Definisi Variabel Penelitian

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X