Berita Terpopuler: Lulusan SMK Banyak yang Menganggur

Kompas.com - 16/01/2019, 07:03 WIB
Ilustrasi SMK Jabar Dok. Disdik JabarIlustrasi SMK Jabar

JAKARTA, KOMPAS.com - Lulusan SMK banyak yang menganggur. Hal ini menjadi bertolak belakang dengan rencana awal menjadikan lulusan SMK bisa diserap langsung oleh industri.

Artikel mengenai tingginya pengangguran yang merupakan lulusan SMK menjadi yang terpopuler sepanjang hari kemarin, Selasa (15/1/2019).

Berita lainnya mengenai defisit neraca perdagangan yang mencapai 8,57 miliar dollar AS. Berikut adalah berita terpopuler sepanjang hari kemarin:

1. Lulusan Banyak yang Menganggur, Apa Salah SMK Kita?

Lulusan sekolah menengah kejuaran ( SMK) menjadi penyumbang tertinggi pengangguran terbuka di Indonesia. Hal ini bertolak belakang dengan rencana awal menjadikan lulusan SMK sebagai lulusan yang langsung bisa diserap oleh dunia usaha. Selemngkapnya baca di sini

2. Rekor Terburuk, Defisit Perdagangan RI 8,57 Miliar Dollar AS di 2018

Neraca perdagangan Indonesia menyentuh defisit tertinggi pascareformasi. Badan Pusat Statistik ( BPS) mencatat, defisit neraca perdagangan RI mencapai 8,57 miliar dollar AS sepanjang 2018. Angka ini merosot tajam dibandingkan neraca dagang tahun sebelumnya. Pada 2017 lalu, neraca dagang Indonesia justru mengalami surplus 11,84 miliar dollar AS. Selengkapnya baca di sini

3. Simak, 5 Kebiasaan Ini Bikin Anda Sulit Naik Jabatan

Naik jabatan alias promosi menjadi cita-cita banyak pegawai, barangkali termasuk Anda di tahun 2019 ini. Promosi jabatan menjadi lompatan karier yang penting, sebab salah satunya akan memengaruhi remunerasi yang akan Anda terima pula. Namun demikian, ada sejumlah kebiasaan yang ternyata malah bisa membuat Anda gagal mendapatkan kenaikan jabatan. Selengkapnya baca di sini

4. Akhir November, Utang Luar Negeri RI Naik Jadi 372,9 Miliar Dollar AS

Bank Indonesia (BI) baru saja merilis data Utang Luar negeri Indonesia pada November 2018. BI mencatat, pada akhir November 2018 posisi ULN sebesar 372,9 miliar dollar AS, terdiri dari utang pemerintah dan bank sentral sebesar 183,5 miliar dollar AS, serta utang swasta termasuk BUMN sebesar 189,3 miliar dolar AS. Selengkapnya baca di sini

5. Kemenkeu: Daftar Jadi Pedagang E-Commerce Tak Wajib NPWP

Kementerian Keuangan memastikan, ketentuan pajak perdagangan melalui sistem elektronik atau e-commerce tidak mewajibkan para pedagang atau penyedia jasa online memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) saat mendaftarkan diri di platform marketplace. Selengkapnya baca di sini

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X