Proyek Kereta Cepat, Mesin Bor Berdimensi 16 Meter Didatangkan dari China

Kompas.com - 08/02/2019, 15:57 WIB
Lokasi proyek pengerjaan kereta cepat Jakarta-Bandung di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Rabu (21/3/2018). KOMPAS.com / ANDRI DONNAL PUTERALokasi proyek pengerjaan kereta cepat Jakarta-Bandung di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Rabu (21/3/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Utama PT Wijaya Karya (Persero) Tumiyono menyampaikan pengembangan kereta cepat Jakarta-Bandung ditargetkan capai 55 persen pada 2019. Mesin bor berdimensi 16 meter pun didatangkan.

"Kemajuan pembangunan keseluruhan targetnya 55 persen, urutannya pondasi, dudukan rel, rel lewat terowongan, terowongannya jadi dan relnya masuk," kata Tumiyono di Jakarta, Jumat (8/2/2019).

Dia mengatakan, sebuah mesin bor asal China berdimensi 16 meter telah tiba di Halim Jakarta, untuk mengebor jalur dari Halim menyebrang ke tol dengan panjang sekitar 800 meter.

"Sekarang pergerakannya seporadis. Tunnel sudah bergerak, pilar-pilar juga bergerak," ujarnya.

Baca juga: Pembebasan Lahan Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Capai 85 Persen

Ia menyebutkan, pengembangan kereta cepat saat ini difokuskan pada pembangunan darat, di mana pembebasan tanahnya telah mencapai 90,1 persen.

"Sisanya 9 persen itu isinya adalah fasilitas sosial (fasos) dan fasilitas umum (fasum) yang tidak harus selesai sekaligus, karena itu bisa parsial," sebutnya.

Menurut dia, untuk menuntaskan lahan fasos dan fasum, diperlukan negosiasi dengan masyarakat setempat agar mencapai kesepakatan.

"Mudah-mudahan dalam waktu tidak terlalu lama bisa selesai, karena kita harus nego, misalnya memindahkan masjid menjadi ke mana, dan semacamnya," ujar Tumiyono.

Adapun tahapan pembangunan darat (mainland) yang dilakukan yakni membuat pondasi, membangun dudukan rel, membangun terowongan, dan memasukkan rel yang juga melewati terowongan.

Setelah rampung, akan dilanjutkan dengan pembangunan transit oriented development (TOD).

"TOD prioritasnya, kalau kereta cepat itu di deliver 2021, berarti minimal fasilitas sudah harus rampung," ucap dia.

 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Antara
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X