Fintech Asetku Telah Salurkan Pinjaman Rp 200 Miliar

Kompas.com - 11/02/2019, 15:28 WIB
Direktur Asetku, Andrisyah Tauladan di Jakarta, Senin (11/2/2019).KOMPAS.com/AKHDI MARTIN PRATAMA Direktur Asetku, Andrisyah Tauladan di Jakarta, Senin (11/2/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Perusahaan teknologi keuangan (financial technology/ fintech) peer to peer lending (P2P) PT Pintar Indonesia Digital atau Asetku telah menyalurkan lebih dari Rp 200 miliar pendanaan kepada para peminjamnya.

Dana tersebut terhitung mulai Januari 2018 hingga saat ini.

“Selama setahun ini kita sudah menyalurkan dana lebih dari Rp 200 miliar. Kita itu baru terdaftar di OJK di Desember, di bulan itu kita bisa menyalurkan Rp 70 miliar,” ujar Direktur Asetku, Andrisyah Tauladan di Jakarta, Senin (11/2/2019).

Andri menjelaskan, sejauh ini Asetku masih menyasar pendana individu. Jenis pinjamannya pun berupa dana tunai.

“Dari Rp 200 miliar itu, lender kita hampir 4.000, borrowers kita sekitar 200.000,” kata Andri.

Menurut Andri, mayoritas peminjam dana di Asetku masih di Pulau Jawa. Rata-rata, pengguna jasa Asetku meminjam dana berkisar Rp 500.000-Rp 2.000.0000.

“Bunga ke nasabah peminjamnya sesuai dengan peraturan OJK, sekitar 0,3-0,5 persen per hari. Tapi flat. Di market kita yang paling kecil. Kita maksimal satu kali lipat (dari total pinjaman),” ucap dia.

Asetku menggandeng Akulaku sebagai partner eksklusif penyedia peminjam berkualitas. Menurut Andri, hanya peminjam Akulaku yang memiliki grade sangat baik dengan tenor tertentu yang didanai.

"Penentuan grade ini dilihat dari credit history, frekuensi pinjaman, dan juga ketepatan pembayaran” ucap dia



Close Ads X