Pengamat Transportasi: Stop Pembangunan Tol di Jawa

Kompas.com - 15/02/2019, 15:00 WIB
Pembangunan ruas tol ini merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN), yang bertujuan mendorong pemerataan hasil pembangunan dan mengurangi biaya logistik produk ekspor dari Kota Manado ke Pelabuhan Internasional Bitung Dok. Kementerian PUPRPembangunan ruas tol ini merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN), yang bertujuan mendorong pemerataan hasil pembangunan dan mengurangi biaya logistik produk ekspor dari Kota Manado ke Pelabuhan Internasional Bitung

JAKARTA, KOMPAS.com - Pengamat transportasi, Dharmaningtyas meminta kepada siapapun yang terpilih nantinya untuk menghentikan pembangunan tol di Pulau Jawa.

Menurut dia, dengan dibangunnya Tol Trans Jawa saat ini sudah mencukupi kebutuhan infrastruktur tranaportasi darat di Jawa.

"Saya kira salah satu keberhasilan Jokowi adalah menyelsaikan pembangunan Tol Trans Jawa. Ok itu kita apresiasi, tapi saran saya stop pembangunan tol di Jawa," ujar Dharmaningtyas di Jakarta, Jumat (15/2/2019).

Dharmaningtyas menambahkan, Pulau Jawa merupakan salah satu lumbung pangan Indonesia. Dikhawatirkan, jika pembangunan infrastruktur terus berlanjut bisa menggerua lahan produktif milik para petani.

"Kalau tanah-tanah di Jawa habis untuk membangun tol, maka akan jadi problem ke depan soal cadangan pangan dan air baku," kata Dharmaningtyas.

Dia menyatankan di masa pemerintahan mendatang lebih baik meningkatkan infrastruktur di laut. Khususnya, di pelabuhan-pelabuhan rakyat.

"Selama ini kan hanya di pelabuhan besar, tapi pelabuhan kecil yang pelayarannya itu dilayani rakyat relatif masih banyak teringgal. Contohnya di Kali Anget, Dongkek. Itu menghubungkan antar pulau, tapi pelabuhannya tidak layak," ucap dia.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X