Tarif Kargo Pesawat Mahal, 4 Perusahaan Logistik Gulung Tikar

Kompas.com - 27/02/2019, 17:33 WIB
Wakil Ketua Umum Asperindo Budi Paryanto di Jakarta, Rabu (27/2/2019). KOMPAS.com/AKHDI MARTIN PRATAMAWakil Ketua Umum Asperindo Budi Paryanto di Jakarta, Rabu (27/2/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Asosiasi Jasa Pengiriman Ekspres Indonesia (Asperindo) menyebut ada sejumlah perusahaan yang tutup akibat kenaikan tarif kargo pesawat.

Mereka tak mampu menutupi biaya operasional perusahaannya karena harga kargo yang terlalu tinggi.

"Yang bergabung dengan Asperindo melaporkan ada 4 perusahaan yang mereka mengalami kebangkrutan dan mulai akan menutup operasionalnya. Dua di Pekanbaru, satu di Palembang dan satu di Jakarta," ujar Wakil Ketua Umum Asperindo Budi Paryanto di Jakarta, Rabu (27/2/2019).

Baca juga: Asperindo: Pengusaha Logistik Tak Hentikan Pengiriman meski Tarif Kargo Naik

Namun, Budi enggan membeberkan nama perusahaan yang bangkrut tersebut. Menurut dia, perusahaan yang bangkrut tersebut berskala menengah ke bawah.

"Harga jual kita naik karena fright cost kita naik, jadi kenaikan harga kita untuk meng-cover kenaikan SMU itu, dampaknya customer mengurangi produksinya karena ongkos kirimnya lebih mahal dari ongkos produksinya," kata Budi.

Baca juga: Tarif Kargo Mahal, Asosiasi Logistik Berupaya Sewa Pesawat Sendiri

Bangkrutnya empat perusahaan tersebut, lanjut Budi, berimbas kepada pemecatan karyawan. Dia memprediksi ada ratusan karyawan dari empat perusahaan itu yang dirumahkan.

"Kalau yang melaporkan ke kita mungkin lebih dari 20 (perusahaan), melaporkan kondisinya yang sudah mulai berat. Tapi yang nyata-nyata tutup 4," ucap dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X