Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Dorong Milenial Jadi Pengusaha, Bogasari Gelar Expo Foodpreneur

Kompas.com - 07/12/2017, 12:47 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com -  PT Indofood Tbk Divisi Bogasari menggelar Bogasari Expo di Kota Yogyakarta.  Kegiatan yang pertama kali dilakukan di Kota Gudeg ini akan berlangsung selama 3 hari di Jogja City Mall, dari Jumat 8 Desember sampai Minggu 10 Desember 2017. 

Ivo Ariawan Budiprabawa, Vice President Commercial Bogasari mengatakan, selain sebagai apresiasi terhadap pertumbuhan usaha makanan berbasis terigu di Yogyakarta, Bogasari juga melihat besarnya potensi dan kreativitas anak-anak muda di daerah itu.

Dia berharap lewat berbagai kegiatan di Bogex ini, akan lahir new foodpreneur.

“Karena itulah tema Bogasari Expo kali ini adalah Bogasari Expo Foodpreneur. Bogasari ingin menginspirasi secara nyata kepada anak-anak muda atau biasa disebut generasi milenial untuk menjadi pelaku usaha baru di bidang makanan berbasis terigu," ucap dia dalam rilis yang diterima Kompas.com,  Kamis (7/12/2017).

Baca juga : Pengguna Bitcoin Indonesia Didominasi Generasi Milenial

Dia menyebutkan, potensi anak muda untuk menjadi pengusaha di sektor makanan berbasis terigu juga sudah tampak dalam daftar UKM Mitra Bogasari yang tergabung dalam keanggotaan Bogasari Mitra Card (BMC). 

“Hampir 3.000  UKM mitra Bogasari yang menjadi anggota BMC berusia di bawah 35 tahun. Mulai dari UKM bakeri, mie, pastry, pancake, cake, dan jajanan pasar.  Dan kalau dilihat dari kategori usia 35-45 tahun hampir mencapai 9.000 ribu orang,” sebutnya.

Keberadaan anak muda yang berusia 35 tahun ke bawah, juga tampak di wilayah Provinsi DIY.  Dari sekitar 1.700 UKM Mitra Bogasari di DIY, hampir 20 persen adalah mereka yang berusia 35 tahun ke bawah.  Untuk kelompok usia 35-45 tahun kurang lebih 45 persen.  "Selain fakta ini, Bogasari juga melihat besarnya kecenderungan generasi milenial untuk berprofesi sebagai entrepreneur," tambahnya.

Kegandrungan dan kemahiran generasi milenial di dunia digital menjadi modal utama untuk menjadi pemain baru di era ekonomi digital.  Di sisi lain, menurut data BPS yang terbaru, jumlah generasi millenial Indonesia saat ini mencapai 34 persen dari total jumlah penduduk Indonesia atau sekitar 80 juta orang.

"Inilah yang memperkuat pertimbangan Bogasari dalam menyusun konsep Bogasari Expo kali ini. Berbagai kegiatan yang digelar lebih menyasar anak-anak muda, dengan konsep One Stop Solution," sebutnya.

Lebih melanjut dia menambahkan, dalam kegiatan tersebut pengunjung akan mendapatkan edukasi bagaimana menjadi pengusaha mulai dari belajar mengolah makanan berbasis terigu, baking demo, talkshow, dan lainnya.

“Bukti konsep acara yang menyasar generasi millenials adalah, UKM yang mengisi stan haruslah sudah melakukan marketing secara digital atau menggunakan social media," katanya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Merger Tiktok Shop dan Tokopedia Dinilai Ciptakan Model Belanja Baru di Industri Digital

Merger Tiktok Shop dan Tokopedia Dinilai Ciptakan Model Belanja Baru di Industri Digital

Whats New
Lowongan Kerja Perum Damri untuk SMA/SMK, Ini Persyaratan dan Cara Mendaftarnya

Lowongan Kerja Perum Damri untuk SMA/SMK, Ini Persyaratan dan Cara Mendaftarnya

Work Smart
IMF Naikkan Proyeksi Pertumbuhan Asia, Ada Apa?

IMF Naikkan Proyeksi Pertumbuhan Asia, Ada Apa?

Whats New
Tak Mau Kejadian Nasabah Lempar Piring Saat Ditagih Kredit Terulang, PNM Kini Fokus Lindungi Karyawannya

Tak Mau Kejadian Nasabah Lempar Piring Saat Ditagih Kredit Terulang, PNM Kini Fokus Lindungi Karyawannya

Whats New
Bertemu Mendag Inggris, Menko Airlangga Bahas Kerja Sama JETCO dan Energi Bersih

Bertemu Mendag Inggris, Menko Airlangga Bahas Kerja Sama JETCO dan Energi Bersih

Whats New
Sepatu Impor Sudah Diterima Pemilik, Siapa yang Tanggung Denda Rp 24,74 Juta?

Sepatu Impor Sudah Diterima Pemilik, Siapa yang Tanggung Denda Rp 24,74 Juta?

Whats New
BI: Biaya Merchant QRIS 0,3 Persen Tidak Boleh Dibebankan ke Konsumen

BI: Biaya Merchant QRIS 0,3 Persen Tidak Boleh Dibebankan ke Konsumen

Whats New
Pemerintahan Baru Bakal Hadapi 'PR' Risiko Impor dan Subsidi Energi

Pemerintahan Baru Bakal Hadapi 'PR' Risiko Impor dan Subsidi Energi

Whats New
Kinerja Baik APBN pada Triwulan I-2024, Pendapatan Bea Cukai Sentuh Rp 69 Triliun

Kinerja Baik APBN pada Triwulan I-2024, Pendapatan Bea Cukai Sentuh Rp 69 Triliun

Whats New
Hadirkan Fitur Menabung Otomatis, Bank Saqu Siapkan Hadiah 50 Motor Honda Scoopy 

Hadirkan Fitur Menabung Otomatis, Bank Saqu Siapkan Hadiah 50 Motor Honda Scoopy 

Whats New
Bahan Pokok Hari Ini 30 April 2024: Harga Daging Ayam Naik, Cabai Merah Keriting Turun

Bahan Pokok Hari Ini 30 April 2024: Harga Daging Ayam Naik, Cabai Merah Keriting Turun

Whats New
Minta Omnibus Law Dicabut, KSPI Sebut 50.000 Buruh Akan Kepung Istana

Minta Omnibus Law Dicabut, KSPI Sebut 50.000 Buruh Akan Kepung Istana

Whats New
Laba Bersih BSI Naik 17 Persen Jadi Rp 1,71 Triliun pada Kuartal I-2024

Laba Bersih BSI Naik 17 Persen Jadi Rp 1,71 Triliun pada Kuartal I-2024

Whats New
Pertumbuhan Upah Lambat, 29 Persen Pekerja AS Kesulitan Memenuhi Kebutuhan

Pertumbuhan Upah Lambat, 29 Persen Pekerja AS Kesulitan Memenuhi Kebutuhan

Whats New
Strategi BNI di Tengah Tren Kenaikan Suku Bunga dan Inflasi

Strategi BNI di Tengah Tren Kenaikan Suku Bunga dan Inflasi

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com