Jusuf Kalla Yakin Ada Titik Temu soal Divestasi Saham Freeport

Kompas.com - 22/08/2017, 17:31 WIB
Penulis Moh. Nadlir
|
EditorMuhammad Fajar Marta

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Presiden RI Jusuf Kalla yakin bahwa PT Freeport Indonesia (PTFI) akan menyepakati divestasi 51 persen sahamnya kepada pemerintah Indonesia.

Divestasi merupakan salah satu dari empat poin kesepakatan yang saat ini digodok pemerintah dengan PTFI untuk kelangsungan usaha perusahaan tambang asal Amerika Serikat itu di Indonesia.

"Saya yakin pasti ada titik temu. Ada batas waktu, pada akhirnya tentu akan disepakati. Pemerintah tetap yakin. Tapi yang jadi persoalannya kapan? Itu tergantung kesiapan masing-masing," kata Kalla di kantor Wakil Presiden RI, Jakarta, Selasa (22/8/2017).

Kalla mengaku, saat ini proses negosiasi itu masih berlangsung, masih ada waktu sampai dengan bulan Oktober mendatang.

"Ya kan masih berlangsung. Saya tidak mengikuti secara detil. Divestasi itu masalahnya mungkin bukan jumlahnya. Tapi waktunya kapan yang 51 persen itu. Ini yang masih perlu dirundingkan," kata Kalla.

PT Freeport Indonesia menegaskan belum ada kesepakatan final terkait divestasi 51 persen saham.

Juru Bicara PT Freeport Indonesia Riza Pratama mengatakan, dalam kesepakatan, divestasi merupakan salah satu poin pembicaraan dalam empat poin yang ada.

Beberapa di antaranya yakni pembangunan fasilitas pengolahan dan pemurnian mineral (smelter), stabilitas investasi, dan perpanjangan kontrak serta divestasi itu sendiri. Dalam kesepakatan tersebut, keputusan satu poin dengan poin lain tidak bisa dipisahkan.

Menteri ESDM Ignasius Jonan mengatakan, Freeport setuju untuk divestasi namun skemanya masih dinegosiasikan.

Selain divestasi, Freeport Indonesia juga telah setuju soal pembangunan pabrik pemurnian (smelter). Hal lain yang masih menjadi masalah yaitu yaitu persoalan perpajakan, yang menjadi kewenangan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) untuk bernegosiasi. 

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.