Korea Utara Berulah, Kurs Euro Naik ke Level Tertinggi dalam 1,5 Tahun

Kompas.com - 30/08/2017, 11:46 WIB
|
EditorAprillia Ika

LONDON, KOMPAS.com - Nilai tukar euro menyentuh level tertinggi dalam 18 bulan terhadap dollar AS, yakni 1,20 dollar AS. Ini adalah penguatan pertama tertinggi bagi euro sejak Januari 2015 lalu, sejalan dengan menurunnya prospek peningkatan suku bunga AS.

Mengutip BBC, Rabu (30/8/2017), para analis mengasumsikan bahwa dampak topan Harvey akan membuat bank sentral AS Federal Reserve tidak mau menciptakan risiko terhadap pertumbuhan ekonomi AS.

Selain itu, kekhawatiran mengenai ketegangan Korea Utara juga mengganggu investor. Kenaikan suku bunga AS cenderung membuat investor menarik diri dari pasar uang untuk mengambil untung.

Namun demikian, euro sendiri terpantau menguat terhadap beberapa mata uang. Terhadap dollar AS saja, nilai tukar euro sudah menguat hampir 15 persen sepanjang tahun 2017 ini.

(Baca: AS-Korea Utara Memanas, Perlukah Kita Mengalihkan Aset Investasi?)

 

Secara umum, nilai tukar euro sudah menguat dalam beberapa bulan terakhir, sejalan dengan perbaikan ekonomi kawasan Eropa.

Selain itu, pasar juga memprediksi bahwa Bank Sentral Eropa (ECB) akan mulai menahan program pencetakan uang guna memperbaiki kondisi pasca krisis kawasan Eropa dan tergangunya kredit pada akhir tahun 2000.

Pada akhir pekan lalu, nilai tukar dollar AS juga melemah sejalan dengan pertemuan bank sentral AS di resor Jackson Hole di negara bagian Wyoming.

Dalam pertemuan itu, pimpinan The Fed Janet Yellen pada pidatonya tidak memberikan gambaran mengenai rencana perubahan kebijakan yang dapat mendorong penguatan dollar AS.

Gubernur ECB Mario Draghi juga tidak memberikan gambaran terkait kebijakan nilai tukar euro. Penguatan euro sendiri juga membuat nilai tukar poundsterling menyentuh titik terendah dalam hampir setahun. 

Kompas TV Bank Sentral Eropa Terbitkan Uang Pecahan Baru
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

2023 Bebas Tenaga Honorer, Tjahjo: Alternatifnya Ikut Tes CPNS dan PPPK

2023 Bebas Tenaga Honorer, Tjahjo: Alternatifnya Ikut Tes CPNS dan PPPK

Whats New
Jaga Stabilitas Rupiah, BI Percepat Normalisasi Kebijakan GWM Rupiah

Jaga Stabilitas Rupiah, BI Percepat Normalisasi Kebijakan GWM Rupiah

Whats New
IHSG Berakhir di Zona Hijau, Saham BBRI dan BBNI Laris Diborong Asing

IHSG Berakhir di Zona Hijau, Saham BBRI dan BBNI Laris Diborong Asing

Whats New
Awas, Modus Penipuan Tawarkan Upgrade Jadi Nasabah BCA Prioritas

Awas, Modus Penipuan Tawarkan Upgrade Jadi Nasabah BCA Prioritas

BrandzView
Ini Kendala-kendala UKM Saat Belanja Bahan Baku dari Luar Negeri

Ini Kendala-kendala UKM Saat Belanja Bahan Baku dari Luar Negeri

Whats New
Beberapa Upaya Ini Bisa Dorong Penerapan EBT untuk Mencapai Net Zero Emission

Beberapa Upaya Ini Bisa Dorong Penerapan EBT untuk Mencapai Net Zero Emission

Whats New
Penunjukan Luhut untuk Bantu Masalah Distribusi Minyak Goreng Dinilai Tak Tepat

Penunjukan Luhut untuk Bantu Masalah Distribusi Minyak Goreng Dinilai Tak Tepat

Whats New
Kini Bank Muamalat Punya Gerai Reksa Dana Syariah Online

Kini Bank Muamalat Punya Gerai Reksa Dana Syariah Online

Whats New
Gerakan Boikot Dunkin' Donuts Berlanjut, Tuntut 35 Karyawan Dipekerjakan Kembali

Gerakan Boikot Dunkin' Donuts Berlanjut, Tuntut 35 Karyawan Dipekerjakan Kembali

Whats New
PKT Tanam 1.500 Bibit Mangrove di Perairan Bontang

PKT Tanam 1.500 Bibit Mangrove di Perairan Bontang

Whats New
5 Faktor Penyebab Target Penjualan Gagal Tercapai

5 Faktor Penyebab Target Penjualan Gagal Tercapai

Smartpreneur
Inflasi RI Masih Terjaga, BI Pertahankan Suku Bunga Acuan 3,5 Persen

Inflasi RI Masih Terjaga, BI Pertahankan Suku Bunga Acuan 3,5 Persen

Whats New
Pengguna Livin' by Mandiri Ditargetkan Tembus 16 Juta pada Akhir 2022

Pengguna Livin' by Mandiri Ditargetkan Tembus 16 Juta pada Akhir 2022

Whats New
Menuju Equilibrium Pemasaran Tradisional dan Digital Saat Pandemi

Menuju Equilibrium Pemasaran Tradisional dan Digital Saat Pandemi

Whats New
Tjahjo Sebut 8 Aspek Perkuat Kinerja Kejaksaan, Mulai Syarat Usia Jadi Jaksa hingga Batas Pensiun

Tjahjo Sebut 8 Aspek Perkuat Kinerja Kejaksaan, Mulai Syarat Usia Jadi Jaksa hingga Batas Pensiun

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.