Pemerintah Sebut Pelayanan Terpadu Satu Pintu Menjengkelkan

Kompas.com - 31/08/2017, 19:10 WIB
Ilustrasi investasi thinkstockphotosIlustrasi investasi
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorMuhammad Fajar Marta

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah mengakui layanan investasi melalui Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) belum berjalan optimal.

Deputi Menko Perekonomian Bidang Koordinasi Perniagaan dan Industri Eddy Putra Irawadi bahkan menyebut PTSP menjengkelkan. Hal itu mengacu kepada realitas pengurusan izin investasi di lapangan.

"Menjengkelkan kalau saya bilang ya," ujarnya dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta, Kamis (31/8/2017).

Eddy menuturkan, PTSP tetap menjengkelkan lantaran layanannya belum terhubung dengan pengurusan izin investasi di daerah. Akibatnya, calon investor tetap harus mengurus izin investasi di pusat dan daerah.

Hal ini kerap dikeluhkan lantaran prosesnya yang rumit dan membutuhkan waktu yang tidak sedikit. Akibatnya, para calon investor justru memutuskan untuk tidak jadi berinvestasi di Indonesia.

"Walaupun pelayanannya dilakukan secara online, tapi tidak terintegrasi. Prosesnya dilakukan secara parsial dan berkali kali. Ini yang bikin kasihan (calon investor)," kaya Eddy.

Berdasarkan data yang disampaikan Kementerian Koordinator Perekonomian, hanya 27 persen Penamaan Modal Asing (PMA) yang terealisasi dalam 7 tahun terakhir.

Sementara itu realisasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) hanya 32 persen. Melihat ada yang tidak beres dari kondisi itu.

Pemerintah mengumumkan kebijakan ekonomi berupa Peraturan Presiden (Perpres) tentang Percepatan Pelaksanaan Berusaha. Dengan aturan ini, calon investor hanya perlu mengurus izin lewat satu loket.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Siang Ini Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 5 Dibuka,  Kuota 800.000 Orang

Siang Ini Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 5 Dibuka, Kuota 800.000 Orang

Whats New
Prosedur Lengkap Cara dan Syarat UMKM Dapat BLT Rp 2,4 Juta

Prosedur Lengkap Cara dan Syarat UMKM Dapat BLT Rp 2,4 Juta

Earn Smart
Menaker: Yang Menganggur Justru Pendidikannya Tinggi, Ini Ironi...

Menaker: Yang Menganggur Justru Pendidikannya Tinggi, Ini Ironi...

Whats New
Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 5 Dibuka Sabtu Siang Ini

Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 5 Dibuka Sabtu Siang Ini

Work Smart
BUMN Pengelolaan Kawasan Industri Ini Buka Lowongan Kerja, Simak Posisi dan Syaratnya

BUMN Pengelolaan Kawasan Industri Ini Buka Lowongan Kerja, Simak Posisi dan Syaratnya

Work Smart
[POPULER MONEY] Cara Dapat Rp 2,4 Juta untuk Pelaku Usaha Mikro | Gaji Ke-13 PNS

[POPULER MONEY] Cara Dapat Rp 2,4 Juta untuk Pelaku Usaha Mikro | Gaji Ke-13 PNS

Whats New
Janji Pemerintah: Tahun Depan Gaji Ke-13 dan THR ASN Dibayar 'Full'

Janji Pemerintah: Tahun Depan Gaji Ke-13 dan THR ASN Dibayar "Full"

Whats New
Pesta Diskon Besar-besaran HUT Ke-75 RI Dimulai, Cek Daftar Lengkapnya

Pesta Diskon Besar-besaran HUT Ke-75 RI Dimulai, Cek Daftar Lengkapnya

Spend Smart
IPC Tetap Layani Rute Pelayaran Internasional Meski 'Traffic' Turun, Ini Alasannya

IPC Tetap Layani Rute Pelayaran Internasional Meski "Traffic" Turun, Ini Alasannya

Whats New
Dapat Anggaran Rp 84,3 Triliun, Ini Prioritas Kemenkes pada 2021

Dapat Anggaran Rp 84,3 Triliun, Ini Prioritas Kemenkes pada 2021

Whats New
Kementerian PUPR Dapat Anggaran Terbesar pada 2021, untuk Apa Saja?

Kementerian PUPR Dapat Anggaran Terbesar pada 2021, untuk Apa Saja?

Whats New
Bantu Pengairan di Sumba Barat, Mentan Ajak Petani Kelola Sumber Air Melalui Embung

Bantu Pengairan di Sumba Barat, Mentan Ajak Petani Kelola Sumber Air Melalui Embung

Rilis
Luhut Akui Indonesia Terlalu Banyak Punya Bandara Internasional

Luhut Akui Indonesia Terlalu Banyak Punya Bandara Internasional

Whats New
Menko Airlangga Sebut RUU Cipta Kerja Bakal Rampung Tahun Ini

Menko Airlangga Sebut RUU Cipta Kerja Bakal Rampung Tahun Ini

Whats New
Menaker: Kami Punya PR yang Banyak

Menaker: Kami Punya PR yang Banyak

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X