10 Hari Satelit Telkom 1 Rusak, Baru 66 Persen Jaringan ATM yang Pulih

Kompas.com - 05/09/2017, 15:39 WIB
Ilustrasi: ATM di pusat perbelanjaan Sarinah tidak berfungsi, pada Selasa (29/08) karena gangguan pada satelit Telkom 1 BBC INDONESIAIlustrasi: ATM di pusat perbelanjaan Sarinah tidak berfungsi, pada Selasa (29/08) karena gangguan pada satelit Telkom 1
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com – PT Telkom Indonesia terus berupaya memulihkan layanan jaringan satelitnya yang terganggu akibat kerusakan Satelit Telkom 1.

Hingga hari ini, 66 persen jaringan ATM yang terganggu sudah kembali normal. Direktur Utama Telkom Indonesia Alex Sinaga mengatakan, dari 11.574 site jaringan yang terganggu, baru 10.654 site atau 71 persen yang sudah rampung.

“Itu terdiri dari dari 7.658 ATM sehingga ATM yang sudah recovery adalah 66 persen,” ujar Alex di Kantor Telkom, Jakarta, Selasa (5/9/2017).

Sementara itu sisanya sebanyak 2.996 site jaringan yang sudah normal adalah non ATM, atau 87 persen dari total site non ATM yang terkena dampak rusaknya jaringan satelit Telkom 1.

Namun, Alex mengatakan, 10.654 site jaringan yang sudah normal tidak seluruhnya dilakukan dengan repointing atau pencarian jaringan. Sebanyak perbaikan 1.013 site menggunakan fiber optik.

“Ini untuk mempercepat recovery. Nanti setelah tanggal 10 September semua sudah operasi, pelan-pelan solusi temporer ini akan kami kembalikan ke repointing,” kata Alex.

Telkom yakin dengan ribuan teknisi yang diturunkan, seluruh site jaringan satelit Telkom yang terngangu akan kembali normal pada 10 September 2017 sesuai target yang sudah ditentukan sajak awal.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X