Serahkan Sertifikat Tanah, Jokowi Minta Petani Sawit Tidak Konsumtif

Kompas.com - 13/10/2017, 17:07 WIB
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

MUSI BANYUASIN, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo membagikan 1.300 sertifikat tanah kepada warga Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan pada Jumat (13/10/2017).

Kepada penerima, Presiden tidak melarang sertifikat tanah tersebut diagunkan untuk mendapat pinjaman dari perbankan. Namun Presiden meminta agar pinjaman itu tidak digunakan untuk gagah-gagahan dan konsumtif.

"Saya titip hati-hati kalau pinjam uang di bank. Jangan dapat Rp 30 juta, Rp 15 jutanya dibelikan sepeda motor biar gagah. Dapat Rp 300 juta, yang Rp 150 juta dibelikan mobil biar gagah. Jangan seperti itu," ujarnyanya di Desa Panca Tunggal, Kecamatan Sungai Lilin, Musi Banyuasin, Jumat (13/10/2017).

Menurut Presiden, hasil agunan sertifikat tanah jangan digunakan untuk keperluan konsumtif namun harus digunakan sebagai modal kerja untuk meningkatkan produktivitas kelapa sawit.

Presiden tidak melarang para petani sawit membeli sepeda motor atau mobil. Namun bukan menggunakan uang pinjaman bank tetapi dari hasil keuntungannya.

"Kalau dapat Rp 30 juta gunakan semuanya buat modal kerja, modal investasi. Nanti ada untung Rp 10 juta tabung, ada untung Rp 15 juta tabung. Kalau sudah cukup silahkan beli mobil," kata Presiden.

Kalau bisa, ucap Presiden, mobil yang dibeli juga kendaraan yang bisa digunakan untuk mengangkut buah tandan segar (TSD) sawit sehingga tetap bermanfaat bagi produksi. Dengan begitu diharapkan para petani sawit bisa mengembalikan pinjaman dari perbankan itu tepat waktu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.