Libur Natal dan Tahun Baru, Citilink Sediakan 50.400 Kursi Tambahan

Kompas.com - 08/12/2017, 17:07 WIB
Penerbangan perdana Citilink rute baru Halim-Silangit di Bandara Internasional Silangit, Sumatera Utara, Sabtu (28/10/2017). KOMPAS.com/ANGGITA MUSLIMAHPenerbangan perdana Citilink rute baru Halim-Silangit di Bandara Internasional Silangit, Sumatera Utara, Sabtu (28/10/2017).
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com - Maskapai berbiaya rendah Citilink Indonesia menyiapkan 50.400 kursi tambahan. Ini sejalan dengan periode peak season liburan Natal dan Tahun Baru.

Kursi-kursi tambahan tersebut dibagi dalam 280 penerbangan tambahan (extra flight). Penerbangan tambahan ini dioperasikan sejak tanggal 21 Desember 2017 hingga 3 Januari 2018.

Jumlah kursi tambahan yang disediakan Citilink meningkat 20 persen dibandingkan periode tahun lalu, yaitu sebanyak 41.760 kursi tambahan.

Dengan extra flight tersebut, selama periode libur Lebaran dan Tahun Baru Citilink Indonesia akan terbang 264 kali setiap harinya. Angka ini naik 8,2 persen jika dibandingkan hari biasa sebanyak 244 penerbangan per hari.

Baca juga : Menteri BUMN: Insya Allah KA Bandara Bisa Diresmikan Presiden Sebelum Natal

Citilink juga akan mengerahkan seluruh armadanya, yang terdiri dari 50 unit pesawat Airbus A320. Termasuk di dalamnya adalah pesawat Airbus seri terbaru, yaitu Airbus A320NEO.

Untuk memastikan seluruh aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan penumpang, direksi Citilink melakukan kegiatan ramp check pula.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Kegiatan ramp Check ini merupakan salah satu persiapan Citilink Indonesia untuk memastikan kesiapan seluruh lini penerbangan menjelang Natal dan Tahun Baru mendatang, terlebih lagi dalam menghadapi kondisi cuaca buruk belakangan ini," kata Direktur Utama Citilink Juliandra Nurtjahjo dalam keterangan resmi, Jumat (8/12/2017).

Kegiatan yang juga melibatkan seluruh jajaran manajemen dan direksi dilakukan untuk memastikan bahwa seluruh kegiatan penerbangan yang dilakukan oleh Citilink sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) penerbangan sipil yang berlaku.

“Citilink Indonesia adalah maskapai yang menjunjung tinggi aspek safety dan security dalam setiap kegiatan penerbangannya. Oleh karena itu, kami tidak memberikan ruang sedikitpun bagi hal-hal yang mengurangi kesiapan aspek safety dan security penerbangan yang dapat berpotensi mengganggu penerbangan kami," sebut Juliandra.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.