Darmin: Pemerintah Tak Akan Tambah Proyek Strategis Nasional

Kompas.com - 07/03/2018, 17:07 WIB
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution KOMPAS.com / ANDRI DONNAL PUTERAMenteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution memastikan pemerintah tidak akan menambah Proyek Strategis Nasional (PSN) hingga berakhirnya pemerintahan Presiden Joko Widodo untuk periode ini. PSN merupakan proyek terpilih yang memiliki peran strategis bagi perekonomian, kesejahteraan sosial, pertahanan, dan kedaulatan nasional.

"Kami praktis tidak menambah lagi infrastruktur PSN, kecuali proyek-proyek biasa. Presiden sudah minta untuk periode pemerintahan ini, jangan ditambah lagi. Malah dikurangi mungkin," kata Darmin saat ditemui di kantornya, Rabu (7/3/2018) siang.

Darmin menjelaskan, keputusan itu datang langsung dari Presiden Jokowi. Selain itu, juga ada pertimbangan mengenai waktu pelaksanaan PSN yang beberapa di antaranya membutuhkan waktu yang cukup lama, meski baru pada tahap persiapannya.

"Kan ada saja, setelah berjalan dua-tiga tahun, kami perkirakan belum akan membangun fisik dalam waktu satu setengah tahun dari sekarang," tutur dia.

Baca juga: Sering Kecelakaan Kerja, Kemenkeu Akan Evaluasi Belanja Proyek Strategis Nasional

Darmin belum mengungkapkan lebih rinci apakah ada pengurangan jumlah PSN dan apa saja yang akan dikurangi nantinya. Dia menjanjikan untuk memberi penjelasan khusus mengenai hal tersebut dalam kesempatan berikutnya.

Pelaksanaan PSN diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 3 Tahun 2016 j.o. Perpres Nomor 58 Tahun 2017. Per akhir tahun 2017, pemerintah telah menyelesaikan 26 PSN dan tercatat masih ada 239 PSN berikut satu program ketenagalistrikan dan program industri pesawat yang harus diselesaikan.

Seluruh PSN dibagi ke dalam 15 sektor, di mana tiga sektor dengan total proyek terbanyak adalah sektor jalan, sejumlah 74 proyek.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Didakwa Terima Suap, Berapa Gaji Wawan Ridwan sebagai PNS Pajak?

Didakwa Terima Suap, Berapa Gaji Wawan Ridwan sebagai PNS Pajak?

Whats New
Cara Beli Emas Antam secara Online dan Offline

Cara Beli Emas Antam secara Online dan Offline

Spend Smart
Cara Mengisi Shopeepay lewat BSI Mobile dengan Mudah dan Praktis

Cara Mengisi Shopeepay lewat BSI Mobile dengan Mudah dan Praktis

Spend Smart
Pembangunan Hunian Warga Terdampak Bencana di NTT dan NTB Ditargetkan Rampung Maret 2022

Pembangunan Hunian Warga Terdampak Bencana di NTT dan NTB Ditargetkan Rampung Maret 2022

Whats New
Bangun Kilang di Tuban, Pertamina Pastikan Rekrut Tenaga Kerja Lokal

Bangun Kilang di Tuban, Pertamina Pastikan Rekrut Tenaga Kerja Lokal

Whats New
Mau Nabung di ATM Setor Tunai Mandiri Terdekat? Simak Caranya

Mau Nabung di ATM Setor Tunai Mandiri Terdekat? Simak Caranya

Whats New
Sisa Anggaran di Bangka Belitung Capai Rp 798,38 Miliar

Sisa Anggaran di Bangka Belitung Capai Rp 798,38 Miliar

Whats New
Di Forum G20, Indonesia Minta AS hingga China Sampaikan Rencana Tapering Off

Di Forum G20, Indonesia Minta AS hingga China Sampaikan Rencana Tapering Off

Whats New
UMKM Mau Punya Website Sendiri? Cek Solusi Mudah dan Murah Berikut

UMKM Mau Punya Website Sendiri? Cek Solusi Mudah dan Murah Berikut

Smartpreneur
KAI Services Perluas Bisnis, Dirikan Lokomart di Stasiun Pasar Senen Jakarta

KAI Services Perluas Bisnis, Dirikan Lokomart di Stasiun Pasar Senen Jakarta

Rilis
LPS Pertahankan Tingkat Bunga Penjaminan

LPS Pertahankan Tingkat Bunga Penjaminan

Whats New
Belum Lunas, Utang Lapindo ke Negara Mencapai Rp 2,23 Triliun

Belum Lunas, Utang Lapindo ke Negara Mencapai Rp 2,23 Triliun

Whats New
Nilai Ekspor Kopi Jawa Barat Baru 40 Juta Dollar AS, BI: Potensinya Bisa Lebih Besar

Nilai Ekspor Kopi Jawa Barat Baru 40 Juta Dollar AS, BI: Potensinya Bisa Lebih Besar

Whats New
Kembangkan Kerja Sama Sektor Energi, UGM Gandeng Subholding Gas Pertamina

Kembangkan Kerja Sama Sektor Energi, UGM Gandeng Subholding Gas Pertamina

Rilis
Pemerintah Terapkan DMO dan DPO Minyak Goreng, YLKI: Kenapa Tidak dari Kemarin-Kemarin?

Pemerintah Terapkan DMO dan DPO Minyak Goreng, YLKI: Kenapa Tidak dari Kemarin-Kemarin?

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.