Kompas.com - 16/03/2018, 14:47 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) menyatakan, jumlah tenaga pemasar berlisensi asuransi terus mengalami peningkatan. Pada tahun 2017, jumlah tenaga pemasar asuransi berlisensi tercatat sebesar 584.469 orang.

Kepala Departemen Hubungan Internasional AAJI Nelly Husnayati menuturkan, angka tersebut meningkat sebesar 7,6 persen. Adapun pada tahun 2016, jumlah tenaga pemasar asuransi tercatat sebesar 543.192 orang.

"90,5 persen dari total tenaga pemasar tersebut berasal dari saluran keagenan," kata Nelly dalam konferensi pers di Rumah AAJI, Jumat (16/3/2018).

Data AAJI menyebut, pertumbuhan tenaga pemasar berlisensi berdasarkan saluran keagenan meningkat sebesar 7,2 persen menjadi 528.744 orang pada tahun 2017 lalu. Adapun pada tahun 2016, jumlah tenaga pemasar asuransi dari saluran keagenan mencapai 493.264 orang.

Baca juga : Dampak Teknologi, Akankah Profesi Agen Asuransi Hilang?

Sementara itu, jumlah tenaga pemasar asuransi dari saluran bancassurance tercatat sebesar 28.834 orang. Angka tersebut meningkat sebesar 9,3 persen dibandingkan pada tahun 2016 yang mencapai 26.374 orang.

Jumlah tenaga pemasar dari saluran alternatif tercatat mengalami peningkatan sebesar 14,2 persen menjadi 26.891 orang pada tahun 2017. Pada tahun sebelumnya, jumlahnya mencapai 23.554 orang.

"AAJI dan industri asuransi jiwa akan terus berusaha untuk tetap menjaga kepercayaan masyarakat terhadap bisnis asuransi, dengan merekrut tenaga pemasaran berlisensi yang andal dan berkualitas," tutur Nelly.

Ia mengungkapkan, AAJI menyambut baik adanya peningkatan jumlah tenaga pemasar berlisensi tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa profesi sebagai pemasar asuransi adalah profesi yang menjanjikan, sejalan dengan semakin besarnya kesadaran masyarakat akan pentingnya asuransi.

Baca juga : Agen Asuransi, Profesi Mulia yang Menjanjikan

Nelly menyebut, melalui program 10 Juta Agen, AAJI juga berupaya memperkenalkan kepada masyarakat profesi agen sebagai salah satu alternatif profesi yang menjanjikan. Ini di tengah kondisi sulitnya lapangan pekerjaan.

"Program ini telah dilaksanakan di 26 titik kecamatan untuk roadsjpw dan 1 titik untuk soft launching," imbuh Nelly.

Adapun total tertanggung industri asuransi jiwa per kuartal IV 2017 mencapai 65.526.389 orang. Angka ini meningkat 14,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

"Peningkatan ini sangat dipengaruhi pertumbuhan total tertanggung perorangan yang meningkat 4,5 persen menjadi 18.489.554 orang dan total tertanggung kumpulan yang meningkat 19 persen menjadi 47.036.835 orang," jelas Nelly.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Buruh Migran Indonesia Meninggal di Sabah, Partai Buruh Bakal Demo Kedubes Malaysia

Buruh Migran Indonesia Meninggal di Sabah, Partai Buruh Bakal Demo Kedubes Malaysia

Whats New
[POPULER MONEY] Rincian Harga Emas Hari Ini | Pengalaman Beli Minyak Goreng Curah Pakai PeduliLindungi

[POPULER MONEY] Rincian Harga Emas Hari Ini | Pengalaman Beli Minyak Goreng Curah Pakai PeduliLindungi

Whats New
Ratusan Calon Jemaah Haji Furoda Dipastikan Batal Berangkat Tahun Ini

Ratusan Calon Jemaah Haji Furoda Dipastikan Batal Berangkat Tahun Ini

Whats New
Cara Mengambil Uang di ATM BRI dengan Kartu dan Tanpa Kartu

Cara Mengambil Uang di ATM BRI dengan Kartu dan Tanpa Kartu

Whats New
Libur Sekolah, Pengguna KRL saat Akhir Pekan Meningkat

Libur Sekolah, Pengguna KRL saat Akhir Pekan Meningkat

Rilis
Waspada, Beredar Aplikasi MyPertamina Palsu, Ini Cara Membedakannya

Waspada, Beredar Aplikasi MyPertamina Palsu, Ini Cara Membedakannya

Whats New
Mengenal Urutan Pangkat Polisi Indonesia, dari Perwira hingga Tamtama

Mengenal Urutan Pangkat Polisi Indonesia, dari Perwira hingga Tamtama

Whats New
Anjloknya Bitcoin Secara Analisis Teknikal Dinilai Masih Wajar

Anjloknya Bitcoin Secara Analisis Teknikal Dinilai Masih Wajar

Earn Smart
Kemenkominfo: Perhumas Mitra Strategis Perluas Kepemimpinan Indonesia di Kancah Global

Kemenkominfo: Perhumas Mitra Strategis Perluas Kepemimpinan Indonesia di Kancah Global

Rilis
Cara Cek Tagihan Listrik lewat PLN Mobile, Mudah dan Praktis

Cara Cek Tagihan Listrik lewat PLN Mobile, Mudah dan Praktis

Whats New
BSI Buka Kantor di Dubai, Dirut: Upaya Wujudkan Masuk 10 Bank Syariah Terbesar di Dunia

BSI Buka Kantor di Dubai, Dirut: Upaya Wujudkan Masuk 10 Bank Syariah Terbesar di Dunia

Rilis
Dewan Direktur Eksekutif Bank Dunia Menyetujui Pembentukan FIF, Apa Itu?

Dewan Direktur Eksekutif Bank Dunia Menyetujui Pembentukan FIF, Apa Itu?

Whats New
Perjanjian Dagang RI-UEA, Mendag: Buka Pintu Ekspor ke Kawasan Teluk dan Timur Tengah

Perjanjian Dagang RI-UEA, Mendag: Buka Pintu Ekspor ke Kawasan Teluk dan Timur Tengah

Whats New
Mocca, Metaverse, dan NFT

Mocca, Metaverse, dan NFT

Earn Smart
Mau Gadai Sertifikat Tanah di Pegadaian? Cek Prosedur dan Syaratnya

Mau Gadai Sertifikat Tanah di Pegadaian? Cek Prosedur dan Syaratnya

Earn Smart
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.