Kondisi Bali Pulih, Wisatawan Mancanegara Meningkat - Kompas.com

Kondisi Bali Pulih, Wisatawan Mancanegara Meningkat

Kompas.com - 02/04/2018, 15:04 WIB
Petugas memeriksa tiket penumpang di Bandara Ngurah Rai Bali, Rabu (29/11/2017).  ANTARA FOTO/WIRA SURYANTALA Petugas memeriksa tiket penumpang di Bandara Ngurah Rai Bali, Rabu (29/11/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat terjadi peningkatan jumlah wisatawan mancanegara yang datang ke Indonesia sepanjang Februari 2018, yakni sebesar 1,20 juta kunjungan.

Peningkatan jumlah wisatawan mancanegara dibandingkan Februari 2017 lalu, yang hanya sebesar 1,02 juta kunjungan, turut didorong oleh pulihnya kondisi pariwisata Bali pasca erupsi Gunung Agung.

"Untuk Ngurah Rai, pada Februari 2018 ini jumlah wismannya naik signifikan dibanding Januari 2018, jumlahnya dengan Februari 2017 pun sudah hampir sama. Hal itu menunjukkan Bali sudah full recovery dari dampak erupsi Gunung Agung," kata Kepala BPS Suhariyanto melalui konferensi pers di kantor pusat BPS, Jakarta Pusat, Senin (2/4/2018).

Suhariyanto menyebutkan, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara menurut pintu masuk udara di Bandara Ngurah Rai pada Februari 2018 adalah 443.805 kunjungan. Sementara, pada Januari 2018 hanya ada 345.191 kunjungan dan untuk Februari 2017 (year on year) terdapat 448.157 kunjungan, di mana angka itu beda tipis dengan data kunjungan Februari 2018 kemarin.

Baca juga : Bandara Letung di Anambas Siap Menyambut Wisatawan

Secara keseluruhan, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara Februari 2018 naik 9,12 persen dari Januari 2018 dan dari tahun ke tahun meningkat 17,36 persen dibandingkan Februari 2017. Sementara dari kumulatifnya, Januari hingga Februari 2018, kunjungan wisatawan mancanegara naik 7,99 persen atau mencapai 2,30 juta dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 2,13 juta kunjungan.

Berdasarkan pintu masuk, kunjungan wisatawan mancanegara pada Februari 2018 masih didominasi dari pintu udara sebesar 62 persen, disusul pintu laut 22 persen dan pintu darat 16 persen.

Jika dilihat porsi negara asal, ada 17,85 persen wisatawan asal Tiongkok; 17,14 persen wisatawan asal Malaysia; dan Singapura sebesar 10,42 persen. Namun, secara kumulatif dari Januari sampai Februari 2018, paling banyak wisatawan mancanegara yang datang adalah dari Malaysia (17,94 persen), Tiongkok (13,74 persen), dan Timor Leste (12,05 persen).


Komentar
Close Ads X