Ada Serangan Teroris, Kemenkeu Sebut Belum Ada Usulan Tambahan Anggaran Keamanan - Kompas.com

Ada Serangan Teroris, Kemenkeu Sebut Belum Ada Usulan Tambahan Anggaran Keamanan

Kompas.com - 17/05/2018, 15:43 WIB
Polisi memeriksa seorang yang dicurigai membawa tas berisi bom di kawasan Mapolrestabes Surabaya, Jawa Timur, Senin (14/5/2018). sekitar pukul 08.50 WIB, menyebabkan 4 anggota polisi dan 6 warga terluka.KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG Polisi memeriksa seorang yang dicurigai membawa tas berisi bom di kawasan Mapolrestabes Surabaya, Jawa Timur, Senin (14/5/2018). sekitar pukul 08.50 WIB, menyebabkan 4 anggota polisi dan 6 warga terluka.

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan Askolani mengungkapkan belum ada usulan penambahan anggaran penanganan masalah keamanan dari kementerian atau lembaga terkait.

Hal ini disampaikan dia terkait serangan teroris yang terjadi belakangan ini di sejumlah wilayah di Indonesia.

"Sampai saat ini, di Kemenkeu belum ada usulan penyesuaian anggaran terkait masalah itu. Mudah-mudahan yang sudah dianggarkan cukup untuk mengatasi masalah saat ini," kata Askolani saat konferensi pers di Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Kamis (17/5/2018).

Setidaknya ada dua kementerian atau lembaga yang berkaitan dengan masalah penanganan keamanan, yakni Kementerian Pertahanan serta Polri.

Baca juga: BPJS Kesehatan Jamin Perawatan Peserta yang Jadi Korban Teror Bom

Berdasarkan data realisasi APBN per akhir April 2018, didapati Kemenhan sudah menyerap Rp 19,03 triliun atau 16,57 persen dari total alokasi dalam APBN 2018 sebesar Rp 114,82 triliun.

Sementara Polri sudah menyerap Rp 16,95 triliun atau setara 17,26 persen dari total alokasi dalam APBN 2018 sebesar Rp 98,22 triliun.

Secara umum, realisasi total belanja negara hingga 30 April 2018 mencapai Rp 582,9 triliun atau 26,3 persen dari total belanja negara dalam APBN 2018 sebesar Rp 2.220,7 triliun.

Komponen belanja negara terdiri dari belanja pemerintah pusat yang terealisasi Rp 331 triliun dan transfer ke daerah dan dana desa sebesar Rp 251,9 triliun.

Pada periode yang sama (April 2017), total belanja negara hanya mencapai Rp 538,1 triliun, dengan belanja pemerintah pusatnya Rp 272,7 triliun serta transfer ke daerah dan dana desa Rp 265,4 triliun.


Close Ads X