Lindungi Penumpang, Garuda Perluas Kerja Sama dengan Allianz

Kompas.com - 23/05/2018, 22:28 WIB

JAKARTA,KOMPAS.com - PT Asuransi Allianz Utama Indonesia dan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk melakukan perluasan kerja sama dalam menyediakan perlindungan asuransi perjalanan untuk penumpang. Asuransi tersebut bernama “Garuda Indonesia Travel Insurance”.

Asuransi perjalanan ini memberikan perlindungan kepada penumpang Garuda Indonesia baik untuk perjalanan domestik maupun internasional.

“Kami melihat persamaan fokus antara Allianz Utama Indonesia dan Garuda Indonesia yang selalu mengedepankan pelayanan terbaik untuk nasabah dan pelanggan. Kesamaan ini memperkuat komitmen kami untuk menyediakan solusi perlindungan yang memberikan pengalaman perjalanan yang aman dan nyaman,” ujar Presiden Direktur Allianz Utama Indonesia, Peter van Zyl dalam keterangan tertulisnya, Rabu (23/5/2018).

Peter menjelaskan, perlindungan Garuda Indonesia Travel Insurance bisa didapatkan melalui proses yang sangat mudah ketika membeli tiket.

Baca juga: Garuda Indonesia Non-aktifkan Pilot yang Posting soal Terorisme

Setelah sebelumnya bisa didapatkan melalui proses pembelian tiket secara online melalui website, mobile apps, Corporate Online System dan Garuda Online Sales, kini penumpang Garuda Indonesia dapat menambahkan manfaat perlindungan Garuda Indonesia Travel Insurance ketika membeli tiket pesawat secara offline di Garuda Branch and Ticketing Office yang berada di seluruh wilayah Indonesia, serta melalui call center.

Sementara itu, Direktur Service Garuda Indonesia, Nicodemus P. Lampe mengatakan, kerjasama ini merupakan upaya Garuda Indonesia untuk memberikan nilai lebih kepada para pengguna jasanya.

“Dengan Garuda Indonesia Travel Insurance ini kami berharap para pengguna jasa semakin merasa aman dan nyaman terbang bersama Garuda Indonesia. Perluasan jaringan layanan ini kami harapkan juga akan semakin memudahkan para pengguna jasa Garuda Indonesia untuk mendapatkan jasa layanan perlindungan yang maksimal dan dekat dengan lokasinya,” kata Nicodemus.

Nicodemus menuturkan, Garuda Indonesia Travel Insurance memberikan perlindungan sebelum dan selama perjalanan. Perlindungan itu dimulai dengan penggantian biaya yang tidak dapat dikembalikan seperti biaya transportasi, kunjungan wisata dan visa yang telah dibayar dan biaya tambahan yang timbul akibat pembatalan dan perubahan perjalanan yang sudah dipesan sebelumnya.

Ketika perjalanan terganggu dan harus pulang lebih awal, biaya-biaya yang tidak dapat dikembalikan maupun biaya tambahan untuk perubahan perjalanan pun bisa diganti. Penumpang juga akan mendapat santunan ketika mengalami ketidaknyamanan perjalanan akibat penundaan perjalanan atau bagasi minimal 2 jam penundaan.

Perlindungan bagasi tersedia untuk menjamin kerugian akibat kerusakan atau kehilangan bagasi beserta barang-barang pribadi selama perjalanan. 

Risiko sakit atau cedera ketika sedang melakukan perjalanan dapat menimbulkan biaya tidak terduga yang besarannya tidak dapat diperkirakan. Garuda Indonesia Travel Insurance memberikan perlindungan komprehensif untuk berbagai risiko medis yang terjadi selama perjalanan, seperti biaya pengobatan, santunan tunai rawat inap rumah sakit, sampai evakuasi dan repatriasi medis darurat, tanpa ada risiko yang ditanggung sendiri (deductibles). 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bocoran OJK: 2 BUMN Segera IPO, Satu Terlaksana Tahun Ini, Satu Lagi Tahun Depan

Bocoran OJK: 2 BUMN Segera IPO, Satu Terlaksana Tahun Ini, Satu Lagi Tahun Depan

Whats New
LPS Naikkan Suku Bunga Penjaminan Valas Jadi 1,75 Persen

LPS Naikkan Suku Bunga Penjaminan Valas Jadi 1,75 Persen

Whats New
Ada Potensi Resesi, Erick Thohir Pastikan BUMN Serap Hasil Panen Petani

Ada Potensi Resesi, Erick Thohir Pastikan BUMN Serap Hasil Panen Petani

Whats New
Kementerian PUPR Lakukan Serah Terima BMN Tahap II Senilai Rp 19,08 Triliun

Kementerian PUPR Lakukan Serah Terima BMN Tahap II Senilai Rp 19,08 Triliun

Whats New
Catat Prosedur Membawa Hewan di Pesawat Garuda Indonesia

Catat Prosedur Membawa Hewan di Pesawat Garuda Indonesia

Spend Smart
Ekonom Keberatan dalam RUU P2SK Pengurus Parpol Boleh Jadi Dewan Gubernur BI

Ekonom Keberatan dalam RUU P2SK Pengurus Parpol Boleh Jadi Dewan Gubernur BI

Whats New
Pemerintah Kantongi Rp 15,5 Triliun dari Lelang 7 SUN

Pemerintah Kantongi Rp 15,5 Triliun dari Lelang 7 SUN

Whats New
Kemenaker Ingatkan Batas Akhir Pengambilan BSU hingga 20 Desember

Kemenaker Ingatkan Batas Akhir Pengambilan BSU hingga 20 Desember

Whats New
Lowongan Kerja Bank DKI, Buka 5 Posisi untuk Lulusan S1 hingga 25 Desember

Lowongan Kerja Bank DKI, Buka 5 Posisi untuk Lulusan S1 hingga 25 Desember

Whats New
Viral di Medsos, Penipuan Modus Kurir J&T Kirim Foto Bisa Bobol Data 'Mobile Banking', Ini Penjelasan Manajemen

Viral di Medsos, Penipuan Modus Kurir J&T Kirim Foto Bisa Bobol Data "Mobile Banking", Ini Penjelasan Manajemen

Whats New
Lagi-lagi ARB, Saham GOTO Kian Dekati Level Rp 100 Per Saham

Lagi-lagi ARB, Saham GOTO Kian Dekati Level Rp 100 Per Saham

Whats New
Hadapi Tantangan Ekonomi Tahun Depan, Begini Strategi Bisnis Armina Daily

Hadapi Tantangan Ekonomi Tahun Depan, Begini Strategi Bisnis Armina Daily

Whats New
Bergerak Dua Arah, Rupiah Masih Diperdagangkan di Atas Rp 15.600 Per Dollar AS

Bergerak Dua Arah, Rupiah Masih Diperdagangkan di Atas Rp 15.600 Per Dollar AS

Whats New
Mencoloknya Dominasi Perusahaan China di Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Mencoloknya Dominasi Perusahaan China di Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Whats New
Luhut: Forum AIS Bukan Milik Indonesia Sendiri, Kami Ingin Berkolaborasi

Luhut: Forum AIS Bukan Milik Indonesia Sendiri, Kami Ingin Berkolaborasi

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.