Sinarmas Akan Sudahi Perkebunan 7.000 Hektar Lahan Gambut

Kompas.com - 24/05/2018, 20:58 WIB
(Kanan ke kiri) Director of Sustainability and Stakeholder Engagement APP Sinar Mas Elim Sritaba bersama Managing Director APP Sinar Mas Goh Lin Piao dan Arief Perkasa dari The Forest Trust dalam paparan laporan Forest Conservation Policy APP Sinar Mas, Rabu (23/5/2018) di Jakarta. KOMPAS.com/Dimas Wahyu(Kanan ke kiri) Director of Sustainability and Stakeholder Engagement APP Sinar Mas Elim Sritaba bersama Managing Director APP Sinar Mas Goh Lin Piao dan Arief Perkasa dari The Forest Trust dalam paparan laporan Forest Conservation Policy APP Sinar Mas, Rabu (23/5/2018) di Jakarta.
Penulis Dimas Wahyu
|

Produsen pulp dan kertas untuk tisu, kemasan, dan kertas dengan kapasitas dan konvensi tahunan lebih dari 19 juta ton kayu ini pun menargetkan untuk meningkatkan kawasan lindungnya.

"Kami bekerja sama dengan mitra seperti The Forest Trust dan Deltares meningkatkan kawasan lindung menjadi lebih dari 20 persen dari wilayah konsesi pemasok, serta melindungi lebih dari 600.000 hektar hutan alam," tambah Elim Sritaba.

Dalam proses pemulihan 7.000 hektar lahan gambut, sebanyak 20 penyuplai tidak bisa memberikan suplai mereka.

"Mereka bukan kami putus (kontrak), tetapi yang setelah masuk proses assestment istilahnya tidak lulus menjadi supplier," kata Elim.

Untuk memenuhi kebutuhan industri pulp dan kertas, mereka mengatakan tetap memanfaatkan lahan yang ada.  

"Kami menemukan ruang untuk melakukan perbaikan-perbaikan bahwa dengan hektaran yang sama, memperbaiki kualitas, tentunya kami bisa mendapatkan kayu yang lebih banyak," ujarnya.

Di luar itu, APP Sinar Mas juga melakukan impor bahan baku dari sejumlah negara.

"Kami impor keping kayu (wood chip) dari Vietnam dan Australia," ujar Managing Director APP Sinar Mas Goh Lin Piao dalam kesempatan yang sama.  

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X