AP I Prediksi 5,5 Juta Pemudik Bakal Padati 13 Bandara - Kompas.com

AP I Prediksi 5,5 Juta Pemudik Bakal Padati 13 Bandara

Kompas.com - 11/06/2018, 13:04 WIB
Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero) Faik Fahmi setelah melepas 2.000 pemudik gratis ke Semarang, Yogyakarta, dan Solo dari Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (11/6/2018).KOMPAS.com/RIDWAN AJI PITOKO Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero) Faik Fahmi setelah melepas 2.000 pemudik gratis ke Semarang, Yogyakarta, dan Solo dari Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (11/6/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero) Faik Fahmi memprediksi bakal terjadi peningkatan jumlah penumpang di 13 bandara yang dikelola oleh Angkasa Pura I atau AP I. Kenaikan tersebut bakal mencapai puncaknya pada H-3 sebelum Lebaran atau Selasa (12/6/2018).

"Kami prediksi tahun ini jumlah pemudik yang memanfaatkan bandara AP I naik 6 persen. Kalau tahun lalu itu ada 5,2 juta orang, tahun ini diperkirakan naik menjadi 5,5 juta orang," kata Fahmi saat ditemui di Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (11/6/2018).

Menurut Fahmi, kepadatan pemudik di bandara-bandara AP I mulai terjadi sejak H-8 kemarin dan akan terus berlanjut hingga H+8 nanti. Berdasarkan catatannya, sejak H-8 hingga H-5 kemarin sudah terdapat 867.000 penumpang di seluruh bandara AP I.

"Artinya kalau dibandingkan tahun lalu, capaian ini sudah meningkat 5,2 persen dan ini terus kita pantau. Alhamdulillah semua berjalan baik, koordinasi stakeholder dan instansi terkait lainnya berjalan dengan baik sehingga tidak ada hal yang tak diinginkan yang terjadi," sebut Fahmi.

Baca juga: Mudik Bersama, Indofood Berangkatkan 11.100 Pengusaha Warmindo

Adapun faktor yang memunculkan peningkatan itu tak terlepas dari kebijakan AP I yang menambah jam operasi bandara. Fahmi menyampaikan, ada beberapa bandara yang dioperasikan selama 24 jam penuh dan ada bandara dengan tambahan jam operasi guna menunjang kebutuhan extra flight.

"Untuk contoh bandara 24 jam itu di Denpasar, Surabaya, Ujung Pandang, Yogyakarta, dan Manado. Sementara sisanya fleksibel artinya bisa memenuhi jika nantinya ada penerbangan tambahan," tutur dia.



Close Ads X