Perusahaan Korsel Bakal Bangun Pabrik Kabel Listrik di Karawang

Kompas.com - 19/06/2018, 11:57 WIB
Ilustrasi kabel listrik di tiang. Sebagai anak perusahaan PT PLN (Persero) , ICON  bisa memanfaatkan jaringan infrastruktur tiang listrik untuk penempatan kabel serat optik, kata Direktur Utama ICON  Muhammad Buldansyah saat perayaan hari ulang tahun ke-13 ICON  pada Kamis (3/10/2013).Josephus Primus Ilustrasi kabel listrik di tiang. Sebagai anak perusahaan PT PLN (Persero) , ICON bisa memanfaatkan jaringan infrastruktur tiang listrik untuk penempatan kabel serat optik, kata Direktur Utama ICON Muhammad Buldansyah saat perayaan hari ulang tahun ke-13 ICON pada Kamis (3/10/2013).

Pasar dengan konsumen besar

Hal serupa disampaikan oleh CEO LS C&S Roe Hyun Mung. Menurutnya, Indonesia telah menjadi pasar yang menarik untuk berbisnis.

“Indonesia adalah salah satu negara dengan perkembangan tercepat di dunia yang telah menjadi pasar menarik yang mendapatkan momentumnya saat kunjungan Presiden Korea Selatan, Moon Jae-in, ke Indonesia pada akhir November lalu,” ujar Hyun Mung.

Sementara itu, CEO AMS Felix Efendi menyampaikan bahwa kerja sama dengan LS C&S akan memperkuat hubungan antara Indonesia dan Korsel.

“Usaha patungan kami tidak hanya menandakan kolaborasi kedua perusahaan, tetapi juga memperkuat ikatan kerjasama kedua negara,” katanya.

(Baca: Produsen Otomotif Korea Diminta Tingkatkan Investasi di Indonesia)

Sebagai informasi, LS C&S merupakan perusahaan kabel listrik yang telah berdiri sejak tahun 1962.

Dalam 56 tahun terakhir, LS C&S telah berkembang menjadi salah satu produsen kabel listrik terbesar di dunia dengan memanfaatkan teknologi inovatif pada produknya.

Dengan berdirinya pabrik di Indonesia, LS C&S akan memiliki tujuh perusahaan produksi di Asia, termasuk di China, India, Myanmar, dan Vietnam.

Halaman:


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Close Ads X