Penumpang Pesawat Saat Mudik Tumbuh Melampaui Rencana

Kompas.com - 19/06/2018, 22:08 WIB
Menhub Budi Karya Sumadi saat berkunjung ke Stasiun Skytrain Bandara Soekarno-Hatta, Selasa (19/6/2018).KOMPAS.com/RIDWAN AJI PITOKO Menhub Budi Karya Sumadi saat berkunjung ke Stasiun Skytrain Bandara Soekarno-Hatta, Selasa (19/6/2018).

TANGERANG, KOMPAS.com - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menyebut adanya peningkatan dari segala sisi pada alat transportasi udara yang digunakan saat arus mudik.

Hal tersebut pun diklaim Budi Karya sebagai salah satu pencapaian positif dalam penyelenggaraan mudik tahun ini.

"Dari apa yg dilaporkan, pertumbuhan penumpang sebanyak 6 persen dari 4 persen yang direncanakan," kata Budi Karya di Posko Angkutan Lebaran Bandara Soekarno-Hatta, Selasa (19/6/2018).

Selain itu, jumlah pergerakan atau movement pesawat pun turut bertumbuh sebesar 0,4 persen dibandingkan mudik tahun lalu.

(Baca: Lebaran 2018, Pergerakan Penumpang dan Pesawat Bandara Soetta Naik)

Adanya peningkatan jumlah penumpang yang cukup tinggi tak terlepas dari kebijakan yang diambil oleh maskapai penerbangan selama musim mudik Lebaran tahun ini.

"Okupansi pesawat ini kan naik karena maskapai memilih menggunakan pesawat berukuran lebih besar dari biasanya. Ini bagus," imbuh Budi Karya.

Budi Karya menambahkan, adanya tambahan 400 slot penerbangan selama dua minggu ke belakang juga menjadi faktor banyaknya pemudik yang menggunakan pesawat.

"Kemudian secara umum keamanan disampaikan oleh Kapolres (Bandara) cenderung baik, tidak ada hal-hal yang menonjol kecuali ada beberapa hal yang tidak ada hubungannya dengan penumpang," ujarnya.




Close Ads X