Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Penerimaan Pajak Semester I 2018 Tembus Rp 581,4 Triliun

Kompas.com - 10/07/2018, 18:49 WIB
Ridwan Aji Pitoko,
Kurniasih Budi

Tim Redaksi

JAKARTA,  KOMPAS.com - Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melansir data bahwa penerimaan pajak negara hingga semester I 2018 telah menyentuh angka Rp 581,4 triliun.

Capaian itu lebih tinggi 13,9 persen dibanding periode sama pada 2017. Tingginya capaian penerimaan pajak tersebut tak lepas dari pertumbuhan yang terjadi pada seluruh jenis perpajakan. 

Direktur Jenderal Pajak Kemenkeu Robert Pakpahan menyatakan, posisi penerimaan pajak pada semester I ini telah melebihi 40 persen dari target yang dicanangkan sebesar Rp 1.424 triliun.

"Penerimaan pajak sampai semester I sebesar Rp 581,4 triliun yang berasal dari PPh non-migas, PPn, PPnBM, PPh migas. Ini sudah 40,84 persen dari target tahun ini," kata Robert di kantornya, Jakarta, Selasa (10/7/2018).

Baca juga: Pemerintah Optimistis Pembayaran Pajak UMKM Meningkat

Adapun pertumbuhan penerimaan pajak lebih rinci dijelaskan oleh Direktur Potensi dan Kepatuhan Perpajakan DJP Kemenkeu Yon Arsal.

Yon menjelaskan bahwa penerimaan dari PPh pasal 21 sebesar Rp 67,9 triliun atau tumbuh 22,3 persen dari periode sama sebelumnya yang hanya minus empat persen.

Kemudian PPh impor sebesar Rp 27,02 triliun, tumbuh 28 persen dibandingkan semester I 2017 yang hanya 11,35 persen.

"PPh badan sebesar Rp 119,9 triliun, tumbuh 23,79 persen dari periode sama tahun lalu 12 persen. Berikutnya PPn impor sebesar Rp 83,86 triliun, tumbuh 24,29 persen dari tahun lalu yang hanya 14,25 persen," jelas Yon.

Baca juga: THR Lebaran 2018 Dorong Pertumbuhan Penerimaan Pajak

Selain itu, PPh pribadi nilainya Rp 6,98 triliun atau tumbuh sebesar 20,06 persen dan PPn dalam negeri Rp 127,18 triliun atau tumbuh 9,1 persen.

Kemudian, lanjut Yon, sektor pertambangan menyumbang penerimaan pajak terbesar lantaran tumbuh sebesar 79,71 persen.

Berikutnya diikuti oleh sektor pertanian 34,25 persen, perdagangan 27,91 persen, dan industri pengolahan sebesar 12,64 persen.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com