KILAS EKONOMI

Program Kerja Kementerian Pertanian Dinilai Tepat Sasaran

Kompas.com - 31/07/2018, 18:17 WIB
Setelah capek selfie di Radja Pendapa, Kendal, Jawa Tengah, wisatawan bisa juga menikmati kopi kendal, Minggu (5/11/2017). KOMPAS.com/SLAMET PRIYATINSetelah capek selfie di Radja Pendapa, Kendal, Jawa Tengah, wisatawan bisa juga menikmati kopi kendal, Minggu (5/11/2017).

Fadholi yang juga anggota Komisi IV DPR RI mengatakan, pertanian di Kabupaten Kendal perlu dikembangkan, utamanya komoditas kopi.

Oleh karena itu, pemerintah perlu melakukan pendampingan pengolahan pasca panen, budi daya, dan penyediaan bibit unggul. Selain itu, pertanian jambu biji juga potensial untuk dikembangkan.

“Potensial untuk dikembangkan hingga industri hilir dan pasarnya,” ucapnya.

Anggota Komisi Pertanian DPR RI dari Fraksi Partai Golkar Agung Widyantoro mengapresiasi kinerja Kementerian Pertanian dalam meningkatkan produksi cabai.

"Ini prestasi luar biasa dari Kementerian Pertanian. Selanjutnya perlu disinergikan antara produksi dengan tataniaga, dalam hal ini Kementerian Perdagangan dan BUMN terkait," ujar Agung.

Hal senada diungkap oleh Endang Sukarti Handayani anggota Komisi IV DPR RI Fraksi Golkar.
Ia mengatakan, pola pertanaman cabai di Kendal perlu ditiru daerah lain, terutama di daerah luar Jawa supaya lebih berkembang.

Panen raya cabai keriting di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sabtu (12/5/2018). Hasil panen cabai dari Kulon Progo akan dipasok ke Jabodetabek dan Sumatera.Dok. Humas Kementan Panen raya cabai keriting di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sabtu (12/5/2018). Hasil panen cabai dari Kulon Progo akan dipasok ke Jabodetabek dan Sumatera.

"Saya akui Kementerian Pertanian sudah bagus kerjanya. Jangan sampai kerja keras petani tidak diimbangi dengan harga yang layak. Di sini pentingnya koordinasi antara Kementan dengan kementerian terkait lainnya," katanya.

Keseimbangan pasokan bawang merah dan aneka cabai antar pulau menjadi perhatian khusus Direktur Jenderal Hortikultura Kementan Suwandi.

Oleh karenanya, program kerja Ditjen Hortikultura Kementan 2018 hingga dua tahun ke depan fokus membangun kawasan cabai, bawang merah, bawang putih di masing-masing pulau sehingga mampu mandiri memasok wilayah masing masing.

“Pada kawasan eksisting saat ini sudah pada tahapan fokus pada hilirisasi, sedangkan kawasan di luar Jawa masih menangani aspek hulu dan on  farm,” ujar Suwandi.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X