Menhub: Tak Ada Pelatihan Khusus Menembak bagi Pegawai

Kompas.com - 19/10/2018, 13:27 WIB
Kepolisian melakukan rekonstruksi kasus peluru nyasar di Gedung DPR RI di Lapangan Tembak Senayan, Gelora, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (19/10/2018). Diberitakan sebelumnya, polisi menetapkan I (32) dan R (34) sebagai tersangka dalam kasus ini. Mereka ditangkap usai berlatih menembak di lapangan tembak Senayan pada Senin (15/10/2018). KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGKepolisian melakukan rekonstruksi kasus peluru nyasar di Gedung DPR RI di Lapangan Tembak Senayan, Gelora, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (19/10/2018). Diberitakan sebelumnya, polisi menetapkan I (32) dan R (34) sebagai tersangka dalam kasus ini. Mereka ditangkap usai berlatih menembak di lapangan tembak Senayan pada Senin (15/10/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menegaskan bahwa Kemenhub tidak memberikan fasilitas pelatihan penembakan bagi pegawainya.

Pernyataan itu disampaikan Budi Karya untuk menanggapi dua pegawainya yang menjadi tersangka atas kasus peluru nyasar ke Gedung DPR/MPR Senin lalu.

"Tidak ada latihan penembakan dari Kemenhub, itu murni kegiatan pribadi. Tidak ada pendidikan tembak menembak di Kemenhub," jelas Budi Karya di Kantor Kemenko Kemaritiman, Jakarta, Jumat (19/10/2018).

Budi Karya menambahkan, dua pegawainya tersebut berstatus non-eselon dan berasal dari Direktorat Jenderal (Ditjen) Perkeretaapian.

Mantan Direktur Utama Angkasa Pura II tersebut menyatakan bahwa Kemenhub menyerahkan sepenuhnya proses hukum kedua Aparatur Sipil Negara (ASN) tersebut kepada pihak berwajib.

"Saya prihatin dan saya pikir ini satu koreksi bagi semua orang dan kami menyerahkan kepada hukum bahwa yang bersangkutan harus memenuhi hukum berlaku," terang Budi Karya.

Sebelumnya diberitakan, dua ASN Kemenhub berinisial IAW dan RMY ditetapkan penyidik Polda Metro Jaya sebagai tersangka atas kasus peluru nyasar ke Gedung DPR/MPR RI.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X