Melonjak 25 Persen, Laba Bersih Bank BJB Capai Rp 1,3 Triliun

Kompas.com - 25/10/2018, 22:45 WIB
Jajaran direksi Bank BJB dalam analys meeting di Jakarta, Kamis (15/10/2018).Dok Bank BJB Jajaran direksi Bank BJB dalam analys meeting di Jakarta, Kamis (15/10/2018).

BANDUNG, KOMPAS.com - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten, Tbk (Bank BJB) membukukan laba bersih sebesar Rp 1,3 triliun pada kuartal III 2018.

"Angka itu tumbuh 25,4 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. Sedangkan total aset bank BJB sebesar  Rp 114,1 triliun," Direktur Keuangan BJB Nia Kania dalam rilisnya, Kamis (25/10/2018).

Nia menjelaskan, pertumbuhan tersebut seiring dengan Statistik Perbankan Indonesia (SPI) yang dirilis Otoritas Jasa Keuangan per Juli 2018.

Dalam statistik itu disebutkan, sejak awal tahun, tingkat pendapatan bersih bank terus mengalami peningkatan.

Baca juga: Naik 14,6 Persen, Laba Bersih BRI Kuartal III Capai Rp 23,5 Triliun

Nia menyebutkan, selain laba, net interest income tumbuh 4,1 persen (year on year). Sedangkan fee based income tumbuh signifikan sebesar 23,2 persen (yoy)

“Di sisi pendanaan, bank bjb berhasil menghimpun Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar Rp 89,5 triliun, diikuti keberhasilan bank bjb meningkatkan porsi dana murahnya atau Current Account Saving Account (CASA) di level 51,8 persen” imbuhnya.

Sementara untuk kredit, BJB menyalurkan Rp 74,6 triliun dengan Non Performing Loan (NPL) atau kredit bermasalah pada level 1,58 persen.

Rasio NPL tersebut lebih baik dibanding catatan OJK mengenai NPL industri perbankan yang berada di level 2,74 persen per Agustus 2018.

Analis Binaartha Sekuritas Muhammad Nafan Aji menilai, BJB berpotensi mengalami peningkatan performa seiring gencarnya pembangunan infrastruktur yang direncanakan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.

“BJBR masih berpotensi naik, jika manajemennya seiring dengan eksekutif terutama terkait pembangunan infrastruktur dan pengembangan UMKM,” tuturnya.




Close Ads X